Headlines News :

.

.
Home » , , » Ajaran Palsu: Pohon Hawa Nafsu di Taman Eden Mempengaruhi Umat manusia Setiap Zaman.

Ajaran Palsu: Pohon Hawa Nafsu di Taman Eden Mempengaruhi Umat manusia Setiap Zaman.

Written By Aweida Papua on Sabtu, 07 Maret 2026 | 18.46

Adam, Hawa & Iblis 

Ajaran Palsu: Pohon Hawa Nafsu di Taman Eden Mempengaruhi Umat manusia Setiap Zaman. 

Apakah ada buah pohon baik maupun jahat diketahui setiap orang selama ini  ? 

Buah pohon baik dan jahat bisa disebut terang antara gelap. Kehidupan kudus antara berdosa (noda). Dan atau kehidupan manis antara pahit tergantung pilihan manusia itu sendiri. Setiap pohon pastinya menghasilkan buah. Sebelum dirasakan buah pohon, tentu ada rasa ingin, hendak, mau dan atau nafsu. Dengan adanya keinginan (hawa nafsu) manusia pertama jatuh kedalam dosa. Perbuatan dosa muncul ketika manusia pertama diperdayakan oleh Iblis dalam bentuk ular dengan segala kelicikannya di taman Eden. 

Iblis tidak mungkin menggodai adam karena Allah telah mengarahkan tentang kebaikan dan kejahatan sampai semua yang bisa diraba, dipegang maupun dimakan belum tentu adam terima dari cobaan Iblis itu. Tetapi manusia yang diambil dari rusuknya tergoda hingga adam berteriak kepada Allah bahwa manusia yang engkau tempatkan disisiku membuat aku juga Ikut makan. Kalau begitu, hawa tergoda pertama bersama Iblis didalam taman Eden hingga adam juga merasa terjatuh dan tidak berharga dihadapan-Nya. 

Taman Eden & Manusia

Sesungguhnya pencipta dosa adalah Iblis dalam bentuk ular yang menciptakan dosa hawa nafsu. Iblis (ular) menjatuhkan harga diri manusia lewat perempuan terlebih dulu dengan hawa nafsu itu. Sebagaimana Iblis memperdayakan hawa untuk dimakan buah pohon pengetahuan baik dan jahat itu. 

Pohon itu digambarkan manusia dan buah itu bisa ditafsirkan aurat (anggota kemaluan). Karena hawa tergoda kedalam rayuan Iblis hingga hawa nafsu Iblis menguasai kedalam tubuh perempuan itu. Lalu manusia pertama (adam) datang dan mengampiri perempuan (hawa) hingga tergoda dengan pohon (tubuh) perempuan dan memakan buah (bersetubuh) didalam taman yang dilarang itu. Mungkin taman yang indah diciptakan Allah itu bisa digambarkan menjadi surga yang disembunyikan setelah manusia pertama Adam dan Hawa jatuh kedalam dosa. 

Jadi pencipta dosa untuk hawa nafsu adalah Iblis. Dan Iblis memperdayakan hawa hingga tergoda kedalam keinginan hawa nafsu itu. Dan hawa nafsu yang ada didalam manusia perempua pernah menggodai adam lagi. Makanya, kaum setiap perempuan mudah tergoda kedalam dosa perzinahan (percabulan) karena hawa nafsu dikendalikan oleh Iblis didalam tubuh perempuan pada awalnya.

Ular Hawa Nafsu 

Contoh saja, setiap laki-laki tidak mungkin tergoda tanpa memandang setiap perempuan. Laki-laki tergoda ketika melihat buah dada dan sebagian tubuh perempuan dalam kondisi kosong (telanjang) pada tubuhnya. Saat itulah Iblis mulai bereaksi didalam tubuh perempuan hingga laki-laki juga ikut tergoda dengan kecantikannya. 

Tidak mungkin secara akal sehat kita, setiap manusia itu jatuh dalam dosa hanya karena makan buah pohon itu. Artinya, buah dari pohon yang diciptakan untuk dimakan dan tidak berdosa hanya karena ilustrasi buah yang digambarkan fisik itu. Itu mungkin buah keinginan daging (hawa nafsu) yang dirahasiakan oleh penulis Alkitab sebelumnya.

Allah mau manusia pertama hidup menurut kehendaknya, bukan keinginan manusia itu termasuk mereka bersetubuh hingga bebas beranak cucu. Tetapi posisi mereka bukan dari taman eden tetapi Allah mau menyediakan tempat yang layak untuk bersetubuh diantar kedua manusia pertama itu. Yah karena kebetulan Iblis juga merasa berkuasa dan berpaling dihadapan Allah sehingga moment itu dimanfaatkan untuk memperdayakan manusia itu. Disitulah jiwa setiap manusia menjadi rebutan antara Allah dan Iblis sampai akhir zaman. 

Diusir Keluar

Makanya, setiap umat manusia dinasihati tentang jangan berzina (bercabul) sebelum dilakukan nikah pemberkatan antara kaum adam dan hawa untuk menjauhi dosa hawa nafsu itu. Upacara nikah diwajibkan sebelum bersetubuh karena manusia itu milik Allah yang dikuduskan dan menjaga kemurnian tanpa memikirkan hawa nafsu terlebih dahulu. Oleh karenanya setiap kaum laki-laki dan perempuan disarankan wajib menjaga keperjakaan dan keperawanan sebelum disahkan secara resmi diatas lembar kebenaran. 

Setiap manusia laki-laki dan perempuan disarankan menunggu jawaban dari Allah untuk membentuk rumah tangga melalui proses nikah pemberkatan supaya buah keinginan (hawa nafsu) akan melahirkan anaknya merdeka. Sementara mereka yang melakukan bersetubuh tanpa mengikuti jawaban TUHAN dan tidak melalui pernikahan tentu anaknya dilahirkan dari keinginan daging hingga akan disebut anak Hamba. Kita juga bisa belajar dan renungkan tentang kisah hidup antara Sarah dan Hagar yang melahirkan anak bagi Nabi Abraham itu. 

Dapat disimpulkan bahwa pencipta dosa untuk hawa nafsu adalah Iblis. Dan hawa nafsu dikuasai kedalam tubuh perempuan hingga laki-laki juga ikut jatuh kedalam dosa yang sama. Oknum pencipta dosa hawa nafsu adalah Iblis hingga Hawa (perempuan) itu tergoda dari dalam taman Eden itu. Buah kejahatan (hawa nafsu) didalam perempuan (hawa) terbentuk menjadi penggoda terhadap setiap kaum adam (laki-laki) juga. Karena Hawa yang menjadi manusia pertama untuk setiap kaum perempuan dan bagian dari tulang rusuknya adam, entah bagaimanapun kondisi mereka berdua diusir keluar dari taman Eden (surga) itu. Ketidaktaatan pada perintah Allah dan standar moral yang dilarang pernah dicemari dan dihancurkan dari awal manusia pertama membuat virus hawa nafsu akan dicabut Allah pada akhir zaman nanti.

πŸŽπŸŠπŸŒπŸ‰πŸ‡πŸ’πŸ

By: Jach T Gobai  / Pecinta Alam πŸŒΏπŸƒ


Disposkan: Aweida Papua

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA