Jalan salib sangat penting bagi umat Kristiani karena memampukan seseorang untuk merenungkan dan menghayati penderitaan Yesus Kristus dari penghakiman hingga penyaliban yang merupakan inti dari penebusan dosa dan keselamatan manusia. Peristiwa penyaliban ini juga membantu meningkatkan kesadaran akan kasih Allah dan mendorong pertobatan.
Jalan salib yang dapat ditemukan didalam kitab Injil mengacu pada pemahaman peristiwa penyaliban bahwa mengikut Yesus Kristus berarti menyangkal diri, memikul salib, dan mengikutinya. Hal ini merupakan pengorbanan yang harus dilakukan oleh setiap orang percaya sebagai murid Kristus. Kalau demikian, jalan salib membutuhkan pemahaman yang perlu dihayati dan direnungkan dalam kitab (Matius 10:38, Matius 16:24, Lukas 9:23, Lukas 14:27 dan Lukas 14: 27)
Berikut adalah beberapa alasan mengapa jalan salib penting untuk direnungkan dan dihayati setiap umat yang mengikuti jejak Yesus sebagai berikut:
Jalan salib memberitahu setiap umat Kristiani untuk merenungkan dan menghayati penderitaan Yesus yang merupakan pengorbanan terbesar untuk keselamatan manusia. Yesus tidak pernah bersalah dan berdosa selama pemberitahan kebenaran tetapi Ia dituduh dan ditngkap dengan tujuan menanggung segala pelanggaran dan dosa kita. Oleh karena itu, setiap pengikut Kristus senantiasa menghayati penderitaan dan pengorbanan Yesus sebagai bahan perenungan tersendiri setiap waktu. Sebab penderitaan KristusKristus bagian dari refleksi Iman dan bahwa orang percaya akan turut merasakan kemuliannya (1 Petrus 4:12-17).
#Penguatan Iman
Melalui jalan salib, umat diingatkan akan peristiwa Yesus yang telah menebus dosa manusia dan meyakini Firman menjadi manusia. Dengan jalan salib dapat menguatkan Iman kita agar keselamatan dalam Kristus menjamin kehidupan kekal. Iman akan bertumbuh dan berkembang bila jalan salib dapat diteladi sesuai tingkatan Iman untuk memunuhi kebutuhan spirituliatas agar penguatan Iman semakin nyata dan kuat kedalam dunia terbuka.
#Kesadaraan akan Dosa
Kehidupan setiap orang dalam pelanggaran dan dosa sebelumnya tetapi dengan jalan salib yang diteladani setiap orang akan mencapai kemenangan kekal. Asalkan dengan kesadaraan yang dibangun setiap orang kembali mengoreksi dan memastikan bahwa didalam Yesus ada pengampunan dan pembaharuan hidup.
#Mengikuti Upacara Perjamuan Kudus
Jalan salib menumbuhkan rasa cinta pada upacara perjamuan kudus yang memperingati kematian Yesus menjadi simbol akan mengikuti kehidupan baru. Setiap orang kembali mencintai untuk mempersiapkan diri dengan baik sebelum menyambut perjamuan kudus. Oleh karena itu, Yesus telah membayar lunas segala dosa umat manusia melalui peristiwa penyaliban dan menerima perjamuan kudus sebagai tanda kekhususan menjadi pengikut kristus kedalam kehidupan dunia.
#Menyatakan Ketaatan dan Pengorbanan
#Memperkuat Relasi dengan Tuhan
Dengan merenungkan penderitaan Yesus, umat dapat memperdalam ralasi mereka dengan TUHAN dan mencari kekuatan dalam menghadapi cobaan hidup. Menjadi pengikuti Kristus dibutuhkan relasi yang spontan melalui doa, puasa, pujian penyembahan, dan diperbanyak membaca firma-Nya. Meskipun kita memilih menjadi pengikut Kristus tidak mudah seperti yang dipikirkan secara manusiawi tetapi dengan hubungan yang kuat didalam Roh dan Kebenaran dapat memperkuat Iman. Oleh karenanya, jangan pernah putus hubungn kita dengan TUHAN agar kita menjadi anak-anak kesayangan-Nya.
#Menyatakan Pertobatan
#Jalan Salib Simbol Kehidupan Kristen
Dengan jalan Salib mengajarkan tentang pentingnya menyangkal diri dan memikul salib setiap hari, seperti yang diajarkan oleh Yesus. Umat Kristen memilih hidup dengan penderitaan, sengsara, dan masalah yang hampir dicekal nyawa sekalipun dapat mengikuti jalan salib yang menyelamatkan jiwa dan raga kedalam dunia mempengaruhi surga.
Dengan adanya jalan salib kita akan memaknai peristiwa kematian dan kebangkitan Yesus dengan ada 3 (tiga) makna terpenting yaitu:
1. Menyatakan Diri
Mengikuti Yesus berarti melepaskan ego, kepentingan pribadi, dan segala sesuatu yang mengikat kita pada dunia ini, dan sepenuhnya mengutamakan Kristus. Dengan prinsip ego, kepentingan diri, dan unsur-unsur pelanggaran yang merusak citra diri kita perlunya dapat ditinggalkan untuk memperoleh kehidupan kebenaran itu.
2. Memikul Salib
Memikul salib adalah simbol dari penderitaa dan pengorbanan yang dialami Yesus dan sebagai murid-Nya, kita juga harus bersedia untuk menderita dan mengorbankan diri demi dia. Entah apapun kondisi setiap orang memiliki salib Kristus yang menjadi kebutuhan simbol keselamatan jiwa. Tanpa memikil salib kristus kita tidak dapat menemukan dunia terang kedalam dan kehilangan kemuliannya. Itulah sebabnya, setiap orang wajib memikil salib membebaskan kita dari segala pelanggaran dan dosa memperbaharui total hidup kita.
3. Mengikuti Yesus
Pentingnya jalan salib adalah jalan kemenangan bagi orang percaya, karena melalui penderitaan dan pengorbanan, kita dapat mengalami pertumbuhan rohani dan menjadi lebih dekat dengan Tuhan. Dengan adanya jalan salib merupakan suatu hubungan integral dari kehidupan umat Kristen dan tidak dapat dipisahkan dari pengabdian kita kepada Kristus. Jalan salib juga adalah bukti dari kasih setia Tuhan yang telah mati di Kayu salib untuk menebus dosa kita.
Kesimpulan
Jalan salib adalah suatu konsep yang senantiasa dipahami secara mendalam. Sebab jalan salib adalah devosi yang terpenting bagi umat kristiani untuk merenungkan penderitaan Yesus Kristus dan menghayati kasih Allah yang telah menebus dosa-dosa manusia. Dengan jalan salib, kita diingatkan menumbuhkan Iman, meningkatkan ketaatan, dan memperdalam kehidupan spiritual dalam Yesus Kristus. Hidup dalam kebenaran mengikuti Yesus adalah bagian dari keputusan setiap orang dengan tujuan merebut surga melalui jalan salib itu.
By: Jachob T Gobai /Pecinta Alam🌿🍃
Disposkan: Aweida Papua






