Headlines News :

.

.
Home » , , , , , » Pilihan Awal Menentukan Kehidupan Total Dari Dunia.

Pilihan Awal Menentukan Kehidupan Total Dari Dunia.

Written By Aweida Papua on Sabtu, 03 Oktober 2026 | 11.03

Pilihan Awal Menentukan Kehidupan Total Dari Dunia. 

A. Pengertian Umum

Kita diberikan dua pilihan. Entah memilih lewat jalur mana yang benar dan atau salah untuk mencapai kehidupan. Pilihan seharusnya bagian dari hak asasi, namun dipertimbangkan juga kehidupan kekal pada akhirat nanti. Pilihan awal yang kita ambil sangat menentukan seluruh jalannya kehidupan kita di dunia ini. 

Hidup adalah sebuah anugrah kebebasan (kehendak bebas) dimana manusia selalu dihadapkan ke ada dua pilihan mutlak. Dimana jalan yang baik (ketaatan kepada Allah) atau jalan yang jahat (kedurhakaan atau dosa). Tidak ada posisi di tengah atau netral diantara keduannya. 

B. Prinsip Dasar Tentang Pilihan Kematian maupun Kehidupan Total. 

Setiap umat manusia hidup diantara pilihan. Dan dua pilihan tentang kehidupan dan kematian sesuai perbuatan. Mulai dari pilihan hidup yang ditempuh dari dunia nyata hingga akhirat. Dimana diketahui didalam renungan alkitab (Ulangan 30:19) mencacat bahwa Allah memperhadapkan manusia pada pilihan kehidupan maupun kematian, berkat dan kutuk, serta diperhadapkan atas perbuatan pada akhirat. Pernyataan bebas dan mutlak dapat disampaikan Tuhan Yesus didalam kitab (Lukas 11:23) bahwa siapa yang tidak bersama-sama dengan dia, ia melawan Allah. Pilihan bersifat tegas antara terang dan gelap yang ditempuh setiap umat manusia kedalam dunia nyata ini. 

Disini sifat mutlak yang diketahui didalam kitab (Lukas 6:45). Segala perbuatan baik maupun jahat bersumber dari hati manusia itu sendiri. Dan perbuatan baik maupun jahat menghasilkan pilihan hak asasi yang menjamin kehidupan maupun kematian pada akhirat.   Kemudian didalam renungan kitab (Roma 8:6) dijelaskan tentang pikiran kedagingan adalah kematian, tetapi pikiran yang dipimpin Roh adalah kehidupan dan damai sejahtera. 

D. Renungan Umat Manusia. 

Kita tidak teruput dari pilihan baik maupun jahat. Dimana ada kejahatan maupun kebaikan yang berdampak pada setiap insan manusia. Entah pilihan baik maupun jahat merupakan bahan pertimbangan setiap orang sebelum mengahadapi semuanya dalam kehidupan. 

Bagi mereka yang menerima dan makan sesuatu yang dihasilkan dari darah manusia hingga memilih mengikuti jalan Iblis akan ada resiko menuju neraka. Dan bagi mereka yang menolak tawaran segala-galanya dari sumber darah manusia juga akan diperhadapkan pengadilan akhir. Kita hidup diantara tawaran pilihan  untuk mencapai kehidupan total yang disebut akhir zaman itu. 

Memang tawaran dari Iblis itu terlihat mewah, heboh dan berlimpah segala-galanya tetapi ujungnya diperhadapkan dengan tuannya, Iblis yang menjadi pemilik tawaran itu. Mungkin kondisi tertentu, anda memberi TUHAN untuk sebagian yang diambil dari sumber darah manusia tetapi pemberian itu tidak mempengaruhi kehidupan akhirat. Dimana dua kekuasaan  pemimpin akan menghakimi perbuatan masing-masing orang. Yah salah dan benar, haram dan halal, gelap dan terang dipastikan dari dunia bukan pada akhir zaman nanti. 

Begitupun ada orang yang memilih tidak menerima dan makan dari hasil darah manusia tetapi hidup masih bersahabat dalam dosa juga dihakimi sesuai pilihannya. Jenis-jenis dosa seperti praktek perzinahan (percabulan), masih minum mabuk (anggur), melawan orangtua, terbiasa dengan pencurian, membunuh orang menggunakan keracunan, memiliki praktek suangi terbang, dilakukan pengkhianatan, iri hati terhadap orang yang sukses, dan lain-lain. Itu semuanya bagian dari pilihan setiap manusia yang berkeinginan menuju akhirat. 

Kita bisa belajar banyak tentang perjalanan bangsa Israel yang pernah hidup dibawa perbudakan mesir ketika mereka mati banyak ditangan raja mesir maupun dalam perjalanan menuju tanah perjanjian itu. Mereka mati banyak bukan cuma penderitaan didalam kondisi perbudakaan tetapi akibat dari perbuatan mereka (bangsa Israel) juga termusnah jutaan orang dalam perjalanan. 

Mereka yang cinta mesir, hidup bersahabat dengan dosa, menikmati makanan yang diambil dari darah dan bersunggut-sungut dalam perjalanan mereka termusnah dalam perjalanan. Ingat Nabi Musa yang dipilih Allah saja meninggal dalam perjalanan, belum melihat negeri kanaan atau negeri perjanjian itu. Lalu tongkat pembebasan diberikan Nabi Yosua yang lahir dari perjalanan mengantarkan bangsa ke tempat dimana mereka hidup selamanya. 

D. Konsekuensi Dari Pilihan manusia di Bumi. 

1. Memilih yang baik (ketaatan):  

Dengan memilih yang baik mendatangkan sukacita dan kedamaian. Setiap orang melakukan apa yang benar dan taat pajak ada perintah Allah mendatangkan ketenangan batin serta dipimpin oleh Roh Kudus. Kehidupan dan berkat juga selalu tersedia. Dengan memilih jalan Tuhan membawa berkat bagi diri sendiri maupun keturunan, serta memuliakan nama Allah. Dan mereka yang memilih kebaikan dapat memperoleh damai sejahtera kekal. Pikiran yang dipimpin oleh Roh Allah menghasilkan kehidupan kekal dan persekutuan yang erat dengan sang Allah didalam kehidupan. 

2. Memilih yang jahat (Dosa)

Bagi mereka yang memilih kejahatan (dosa) juga akan diperhadapkan di pengadilan akhir. Bagi mereka yang melanggar hukum Tuhan, mendatangkan duka, penyesalan, kerusakan rohani, serta keterpisahan dari perlindungan dan kehadiran Allah.  Mereka merasa duka dan penyesalan atas perbuatan dosa, kebohongan, atau melanggar perintah Tuhan mendatangkan beban mental, rasa bersalah dan penyesalan. Akibat dari pilihan hidup kejahatan (dosa) seseorang diperhadapkan kematian rohani dan keterpisahan dari Allah hingga neraka menjadi pilihan akhir. 

E. Kesimpukan dan Saran

Pilihan awal akan menentukan kehidupan akhirat. Memang hidup ini sangat berdinamika, dimana kita diperhadapan tantangan, masalah dan beban hidup. Tetapi sesunggunya, kita diberikan HIKMAT untuk membedakan dan memilah dari semuannya karena itulah pilihan awal akan menentukan kehidupan total. 

Usaha dari perjuangan kita adalah tinggalkan dosa, memulihkan diri masing-masing, dan mengikuti jalan TUHAN menuju pembebasan total tanpa menoleh ke belakang yang menawarkan hati kita dari segala bersumber dari Iblis itu. 

😇🙏👼 👹😈 🧚‍♂️🙇‍♀️🙇‍♂️🙏

By: Jachob T Gobai (Refeksi Sosial) 

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA