Headlines News :

.

.
Home » , , , , , , » Nelayang Mencari Kebutuhan Natal Di Danau Paniai (Wissel Meren)

Nelayang Mencari Kebutuhan Natal Di Danau Paniai (Wissel Meren)

Written By Aweida Papua on Senin, 24 Agustus 2026 | 01.52

Nelayang Mencari Kebutuhan Natal Di Danau Paniai (Wissel Meren). 

Setiap umat Kristiani memiliki banyak persiapan terkait dengan kebutuhan natal yang semakin dekat. Dimana NATAL dirayakan menjadi acara yang meriah bagi umat Kristen. Setiap umat Kristen sebelum memasuki bulan Desember mereka bekerja keras untuk mendapatkan uang melalui hasil keringat mereka. 

Ada yang jual pagar, ada yang buat perahu dan dayung, ada yang berburu, ada yang menangkap ikan, ada pula pelihara ternak. Setiap usaha mereka akan dipergunakan kebutuhan natal. Dimana Natal menjadi pesta rohani bagi umat Kristen sehingga entah bagaimanapun kondisi setiap rumah tangga memanfaatkan waktu untuk melengkapi segala kebutuhan natal. 

Dengan adanya pesta natal dapat dirayakan secara rohani maupun kebutuha jasmani dipersiapkan. Jauh sebelumnya kita mengenal pesta adat (yuwoo) tetapi setelah diterima penyebaran agama, kebiasaan pesta adat (yuwoo) diganti dengan pesta perayaan natal. Dimana perayaan natal yang dianggap lebih tepat dan benar dikalangan umat Kristiani. Belum pernah ada pesta  adat (yuwoo) yang dilakukan oleh leluhur kepada generasi terkini hanya karena pengaruh penyebaran agama telah mengajarkan kelahiran YESUS yang menjadi kebutuhan utama melalui penghasilan setiap orang. 

Disini, kita akan menjelaskan salah satu kebiasaan masyarakat untuk menghasilkan kebutuhan natal dengan usaha menangkap Ikan diatas Tanah Paniai. Mereka harus berusaha keras menangkap ikan supaya kebutuhan natal dipenuhi sebelum memasuki setiap bulan Desember itu. Tetapi usaha mereka seringkali dihadapi dengan kondisi krisis maupun musim Panen Ikan diatas Danau Paniai disana. 

Rakyat kita biasanya mereka menggunakan istilah dengan kalimat AIR PANAS (uwoo tanii) dan AIR DINGIN (uwoo gemoo) bagi masyarakat kita di pinggiran danau paniai disana. Rata-rata kedua kalimat biasanya diucapkan para nelayang di danau Paniai. Entah kondisi apapun dengan tenaga dan waktu dipertaruhkan, tetapi dengan semangat menangkap Ikan dapat memenuhi kebutuhan natal itu. Apa itu arti dari Air Panas (Uwoo Tanii) dan Air Dingin (Uwoo Gemoo) yang dimaksud para melayang itu. 

Air panas artinya para nelayang sedang berada dalam kondisi musim panen ikan (BINEI) yang ditangkap lebih dan cukup untuk kebutuhan. Kemudian Air dingin (uwoo Gemoo) artinya berusaha miliki ikan tetapi keadaannya paksa hingga Ikan yang ditangkap sedikit saja. Itulah yang disebut Air Panas dan Air Dingin yang dialami para melayang untuk memenuhi kebutuhan natal. 

Jenis-jenis Ikan yang diketahui diantaranya adalah Gastor, Jumbo, Mas, Udang, Puri, dan gurami. Semua jenis ikan 🐠🐋🐟 itu hidup di tengah danau maupun rawa-rawa. Ketika Ikan di tangkap lebih banyak, masyarakat biasanya dijual dan sebagian makan keluarga di Rumah. Karena Ikan yang hidup dari air yang belum tercemar hingga transaksi Ikan lebih ramai di Pasar. 

Semoga masyarakat kita yang hidup dari sumber ikan (binei) diberkati dengan musim Panas (Uwoo Tani) untuk memenuhi kebutuhan natal dan kebutuhan lainnya. Setiap perayaan natal mempunyai kebutuhan khusus bagi Umat Kristen, tentu dengan usaha mereka dapat dipenuhi dengan segala berkat kelimpahan agar sang Juru Selamat disambut dengan suka cita memeriahkan segala kebutuhan perayaan natal kali ini. 

By: Jach T Gobai (Refleksi Harian)

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA