Headlines News :

.

.
Home » , , , , , , , » Mengenali Missionaris C&MA Pdt. Einer H Mickelson di Pedalaman Papua.

Mengenali Missionaris C&MA Pdt. Einer H Mickelson di Pedalaman Papua.

Written By Aweida Papua on Jumat, 10 Juli 2026 | 02.53

Einar Mickelson
Mengenali Missionaris C&MA Pdt. Einar H Mickelson di Pedalaman Papua. 

Mari kita mengenali Missionaris C&MA Pdt. Einar H Mickelson di Pedalaman Papua. Pulau papua sudah mulai disentuh Injil, maka Einer H Mickelson yang biasanya disapa Mike datang dari Amerika untuk pelayanan misi di Paniai Papua. Einer Mickelson adalah Missionaris dari Christian and Missionary Alliance (C&MA) yang berjasa membuka akses pelayanan di wilayah pedalaman di Papua. Dia berasal dari keturunan Skandinavia (nordik) sebagai kewarganegaraan Amerika Serikat. Wilayah Skandinavia (nordik) adalah negara-negara Eropa utara seperti Denmark, Swedia, Norwegia, dan Finlandia. 

Bapak Einer Micholsen lahir pada 25 Februari 1909, di Shelby, negara bagian Michigan, Amerika Serikat. Orangtuanya berasal dari  keturunan Norwegia, ia berpendidikan di sebuah sekolah negeri di Muskegon. Pada usia enam belas tahun, saat berjalan ke kota Chicago, negara bagian Illionis, Amerika. Dalam perjalanan ia merasa tertarik pada sekelompok orang yang menyanyikan lagu-lagu rohani di setiap sudut jalan. Tuhan menginspirasi hatinya melalui kesaksian mereka. Dia ikuti mereka ke gereja terdekat, sehingga Einer Mickelson sangat muda menangis begitu keras tentang saksi-saksi kebenaran hingga ia menerima kristus dengan keteguhan hatinya. 

Orangtua para leluhurnya berasal dari Eropa utara yang pernah berimigrasi ke Amerika sebelumnya. Dan bapak Einer Mickelson dibesarkan dari Glendale, Kota Los Angeles, California di Amerika 🇺🇸 Barat. Dimana kota Los Angeles adalah salah satu kota terpadat kedua, setelah New York di Amerika Serikat sebagai pusat global untuk industri, teknologi, dan budaya. Tetapi orangtua kita, bapak Pdt. Einer Mickelson meninggalkan segala kemewahan hingga berhasil merebut jiwa manusia terutama masyarakat pedalaman di Papua. 

Setelah lulus SMA, Bapak Mickelson bersekolah dan lulus dari Institut Alkitab Beulah Beach, Negara bagian Ohio, Amerika. Pada tahun 1931 ia lulus dari Nyack Missionary College dan melanjutkan studi selama setahun di Kota New York. Bapak Pdt. Einer Mickelson tiba di Indonesia tahun 1935. Kurang lebih 5 tahun pernah melayani di Kalimantan (borneo) sesuai pelayanan yang ditugaskan oleh pimpinan C&MA. Dan pada tahun 1941, bapak Mickelson melangkah ke pulau Neuw Guinea (papua) terkini. 

Pdt. Einer Mickelson yang pertama kali melayani beberapa orang Mee menerima baptisan air seperti bapak Simon Bunai, istrinya Degamadi Yeimo, Ibu Badobeutadi dan lain-lain pada tanggal 15 Juni 1947. Bapak Einer Mickelson bersama penginjil lainnya yang mulai membuka beberapa Jemaat pertama gereja kemah injil (gospel) di sekitaran Paniai seperti Gereja Antiokia Enagotadi, Uwamani, Dagouto, Tugutuma Kebo, Mogeya, dan lain-lain. Mereka juga pergi buka beberapa gereja di daerah Deiyai seperti di Waghete, Bomou, Gakokebo, Tenedagi dan Onago disana. 

Semangat pelayanan untuk penginjilannya luar biasa. Dimana dia relah berjalan kaki hingga merintis injil di daerah kemandoga wilayah suku Migani/Moni seperti di Wandai, Homeyo dan Pogapa. Kemudian dia melangkah ke arah biandoga wilayah suku Wolani seperti Pagamba, Bugalaga dan beberapa kampung lainnya. Pelayanan terus dijangkau sampai Injil berhasil masuk di Sugapa, Hitapa dan sekitarnya. Disana pernah bertemu berbagai suku penghuni seperti Migani (moni),  Nduga, Lani, dan Damal yang bermukim disana. Daerah ini sudah menjadi Kabupaten Intan Jaya saat ini.

Pada bulan Desember 1941, pertama kali tiba di daerah Wissel Meren (Paniai) untuk melayani suku Mee dan Migani. Hendak melanjutkan pelayanan umat tetapi sempat terhenti pada tahun 1943 karena pecahnya perang Dunia kedua membuat dirinya dievakuasi ke Australia 🇦🇺 hingga tiba di Amerika🇺🇸. 

Saat perang dunia kedua, Bapak Mickelson belajar di Seminari Teologi Baptis di Los Angeles, Califoenia dan berhasil mendapatkan gelar S.Th pada tahun 1945. Kemudian dia melanjutkan pendidikan gelar M.Th pada tahun 1946. Ia juga mengambil studi pascasarjana di bidang antropologi di Universitas Leiden, Belanda.

Pada akhir tahun, bulan Oktober 1946 kembali ke Papua setelah perang Dunia II berakhir untuk melanjutkan pelayanan di wilayah pedalaman. Dari tahun 1947-1949 bapak Micholsen lebih fokus melayani di daerah Suku Mee dan Migani. Pada tahun 1950, melakukan kontak awal dengan masyarakat Dani Barat dalam perjalanan dari Homeyo ke Lembah Ilaga kini, daerah Puncak. 

Sebelum pendaratan pesawat Ampibi di Lembah Baliem pada tahun 1954, Einer Mickelson sudah aktif melakukan ekspedisi perjalanan kaki yang berbahaya di pedalaman Papua sejak akhir tahun 1940-an. Kira-kira tahun 1950, ia berhasil melakukan kontak pertama dengan peradaban suku Dani Barat melalui perjalanan panjang dari pos Homeyo menuju Lembah Ilaga.

Pada tanggal 20 April 1954, bapak Einer Micholsen, Pdt. Evan Stone, Dr. Myron Bromley, Pdt. Elisa Gobay dan beberapa Misionaris lainnya mendarat pesawat Ampibi pertama di sungai Baliem, Minimo Wamena. Pusat pelayanan mulai bergerak dari Hepuba dan Hitigima. Lalu bergerak ke Pugima, Sinakma, sampai daerah suku Lani di Piramid disana. Jadi Bapak Einer Mickelson adalah guru penginjil untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang mulai dari Paniai sampai Wamena, Jawijaya hingga kembali melanjutkan pelayanan di Philipina karena dia merasa orang papua sudah mengenal nama YESUS melalui perkembangan dunia primitif ke dunia Baru. 

Sekolah yang didirikan melalui kepemimpinan Missionaris Pdt. Einer Mickelson di Pedalaman Papua adalah Sekolah Alkitab Persiapan di Enagotadi. Lalu Sekolah Alkitab itu dipindahkan dan dikembangkan bagian Wedaumamo, Kampung Panibagata, Distrik Yagai Paniai tahun 1948. Sekolah ini digagas oleh Einer Mickelson sendiri dan menjadi pengurus sekolah adalah Bapak Ch.D.Paksoal. Kemudian beberapa guru Sekolah Alkitab seperti Pdt. Walter Post, Titahelu, Pdt.Karel Gobay dan lain-lain. Para Missionaris belum sempat buka Sekolah Alkitab Pertama antara Tahun 1939-1947 karena mereka lebih fokus buka Jemaat di berbagai tempat di Paniai. Maka pendidikan Sekolah Alkitab tidak ada, Bapak Zakeus Pakage dan Karel Gobay yang biasanya disebut perintis orang Mee pertama dapat diarahkan ke Sekolah Alkitab Jaffray di Ujung Pandang, Makasar sebelumnya pada awal tahun 1946.

Beberapa orang Mee dan Moni banyak mengenal pendidikan Sekolah Alkitab bahasa Daerah, maka pimpinan Pdt.Walter Post dan Pdt.Einer Mickelson mencari tanah yang lebih luas untuk buka Sekolah Alkitab Pertama (STP) berbahasa Indonesia di Manataidagi, Kebo pada tahun 1962. Tanah kebo yang lembah dan rata langsung diserahkan kepada Missionaris dari para leluhur kita Ogobai Ipougapa untuk bukit Manataidagi, Egapugi sampai Debakogopa. Etawaipa menyerahkan tanah dari Debakogopa ke arah ujung lapangan termasuk lokasi SD YPPG Kebo II. Marga Tenouye serahkan tanah hampir seluruh Sapibaida secara sukarela kepada para Missionaris tahun 1962. Bapak Einer Micholsen juga pernah buka Sekolah Akitab bahasa daerah di Hitigima dan Piramid Jayawijaya. 

Setelah menghabiskan pelayanan misi di Papua, dia dan istrinya meminta berpindah ke Filipina pada tahun 1963. Disana bertemu dengan suku Mindanao. Dia sangat tertarik hidup bersama masyarakat pedalaman Mindanao, dan beliau melakukan pelayanan Injil dengan sangat sukacita. Kemudian dia mendirikan Sekolah Alkitab dan berhasil mendidik ribuan calon gembala baru disana. Namun nasib pelayanan terhenti karena kondisi kesehatan semakin menurun dari kota Davao, Filipina. 

Sayangnya, bapak Pdt. Einer Micholsen sebagai Missionaris dari Christian & Missionary Alliance yang melayani di Indonesia Kalimantan dan Papua ini meninggal dunia di Kota General Santos, Philipina pada tanggal 02 Desember 1969. Dia meninggal dengan damai setelah dirawat di rumah sakit akibat gangguan pernafasan. Sebelum meninggal, kesehatannya sempat menurun drastis sejak Ia kembali ke Filipina pada bulan Agustus 1969.

Bapak Pdt.Einer Mickelson meninggalkan istrinya, Alice, dan empat anak. Berikut nama-nama anak dan tempat keberadaannya. Pertama Robert tinggal di Taft, dan Rollen memilih tinggal di Hayward negara bagian California, Amerika Barat. Sementara Jacqueline (Ny.John Mathews) tinggal di Minneapolis negara bagian Minnesota, Amerika bagian Tengah Utara. Dan yang terakhir Cynthia (Ny.George Harvey) keluarga mereka tinggal di Rock Springs, Negara bagian Wyoming, Amerika Barat. 

Hasil dari semua pelayanan Injil, bapak Einer Mickelson diterima Allah sesuai hasil pelayanan bertahun-tahun di Indonesia, Papua dan Filipina sebelumnya. Khusus di Papua, bapak Einer Micholsen menghabiskan pelayanan INJIL mulai dari Enagotadi sampai Wamena berjumlah 22 Tahun dari 1941-1963. Ditambah tugas pelayanan di Kalimatan Borneo selama 5 tahun hingga pelayanan di Filipina 6 tahun. Kurang lebih 33 tahun pelayanan INJIL diterapkan demi amanat agung Allah di Negeri Rantau dari Amerika sebelumnya. 

Kami generasi penerus gereja kemah injil dibawa misi Christian & Missionary Alliance di Papua mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak kami Pdt. Einer Mickelson dan keluarganya. TUHAN mengasihi dan memberkati kalian dengan pahala SURGA meskipun belum bersama kami di dunia nyata saat ini. 🥲😭👍🥰🙏


By: Jach T Gobai (Refleksi Sejarah)

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA