Pendeta Walter M Post adalah seorang missionary asal Kanada di Papua lalu. Orangtuanya berpindah ke Chicago, negara bagian Illinois, Amerika Serikat. Ia lahir pada tanggal, 14 January 1904 di Chicago, dan berkebangsaan Amerika Serikat. Dia memiliki istri dan anak-anaknya. Dan nama istrinya Viola Post dan mereka memiliki empat anak selama hidup di Papua.
Bapak Pdt. Walter M Post dan Ibu Viola Post dikaruniahi beberapa anak dan mereka semua melayani di lingkungan ladang TUHAN. Berikut nama-nama anak bapak Walter Post sebagai berikut: 1. Dorothy Post, 2.Joan Post, 3. Martha Post, 4. Dale Post.
Semua anak-ananya dilahirkan dari Makassar dan Papua. Salah satu anaknya bernama Joan Post bersama suaminya Jim Yost melanjutkan warisan pelayanan tersebut dengan status Missionaris yang melayani Suku Sawi di pedalaman Papua selatan serta pelayanan kemudian di sentani lalu.
Ia berasal dari latar belakang keluarga Kristen presbiterian. Pelayanannya dibawah naungan lembaga The Christian and Missionary Alliance (C&MA) yang didirikan oleh Alberth Benyamin Simson, seorang tokoh gereja injil empat berganda itu.
Pada tahun 1938, Walter Post bersama rekannya Russel Deibler ditugaskan oleh pimpinan C&MA atas perintah Pdt. Robert Alexander Jaffray untuk merintis daerah baru di pedalaman Papua. Bapak Walter Post tercacat sebagai salah satu missionaris pionir yang berhasil menginjakan kaki di Enarotali, kawasan Wisselmeren (Paniai) pada bulan Januari 1939.
Pada tahun 1940-1941, Bapak Walter Post Membawa Keluarga dan Penginjil Pribumi. Karena masyarakat lokal suku Mee awalnya mengira pada mussionaris pria adalah "roh" karena datang tanpa pendamping. Walter Post menjemput istrinya, Viola post dan membawa rombongan siswa dari Sekolah Alkitab Makassar (SAM). Bersama penginjil-penginjil lokal dari luar Papua, mereka memperluas pelayanan medis, pendidikan, dan literasi Alkitab di Paniai selama berada di Paniai.
Tahun 1946-1950 bapak Pdt.Walter Post diangkat ketua C&MA karena Jaffray dan Russel Deibler meninggal akibat perang Dunia II di Makassar. Setelah berakhir perang Dunia kedua, Walter Post and Einer Micholsen membuka Sekolah Alkitab Persiapan Enagotadi di Paniai. Kemudian Sekolah itu dikembangkan dan dipindahkan ke Panibagata Yagai, Kebo, Paniai. Sekolah yang disebut persedian sebelum melangkah ke tingkat Sekolah Teologi Pertama (STP).
Sebelum dia kembali ke Amerika🇺🇸 dia pernah bertugas untuk pemimpin Sekolah Alkitab di Post Tujuh, Sentani. Sekolah STT Walter Post yang diambil alih Gereja kemah Injil Papua saat ini. Banyak terobosan untuk pelayanan misi kemanusiaan hingga ribuan Umat dapat diselamatkan Injil Kristis melalui Injil Empat berganda diatas Tanah Papua.
Dengan pelayanan yang luar biasa ini, kita sudah diselamatkan karena pelayanan Injil Kristus. Meskipun bapak Walter Post meninggal dunia tetapi segala pengajaran tentang kebenaran dan motivasi hidup yang terinspirasi kita senantiasa berpegang teguh sampai TUHAN datang kelak.
By: Jachob T Gobai (Refleksi Perjalanan Missioanaris)





