Puisi: Nasib Sial Di bumi
(Nawaripi, Timika ( 18/10/2021)
Berdiri tanpa maksud,
Kedua bola mataku dipejamkan,
Batang hidung tercium cemaran,
Hidup terasa budak sejati,
Kembali tuan tanah nasib ditakdirkan,
Hina-dina kenangan dibalik teruji,
Ku berdiri tiada celah,
Ku nantikan tiada omongan,
Ku melamun hidup ini.
--Jachob T Gobai--
Penyair Sastra

