Headlines News :

.

.
Home » , , , , , » Peristiwa Pembunuhan & Melawan Lupa Pejuang Bangsa Arnold Clemes Ap di Papua

Peristiwa Pembunuhan & Melawan Lupa Pejuang Bangsa Arnold Clemes Ap di Papua

Written By Aweida Papua on Minggu, 26 April 2026 | 14.40

Peristiwa Pembunuhan & Melawan Lupa Pejuang Bangsa Arnold Clemens Ap di Papua. 


Pada tanggal, 26 April 1984 merupakan peristiwa pembunuhan terhadap pemimpin pejuang bangsa West Papua. Dan hari ini, 26 April 2026, kita sedang 

mengenang 42 tahun Arnold C. Ap pendiri group musik Mambesak dibunuh secara biadab dan tidak manusiawi oleh Kopassandha (kini Kopassus) di Pantai Base G, Jayapura, Papua pada 26 April 1984.

Arnold dibunuh karena aktivitas kebudayaan mempertahankan nilai dan tradisi orang asli Papua melalui tari, musik, puisi, dan cerita-cerita rakyat melalui group musik Mambesak.

Yang membuat orang Papua selalu kenang Mambesak dan Arnold C. Ap juga adalah kebudayaan yang dibangun dengan berbagai medium, seperti program Pelangi Budaya oleh Lembaga Antropologi Universitas Cenderawasih (Uncen), dan disiarkan mingguan di RRI Jayapura pada tahun 1970an.

Arnold dan group musik Mambesak mendapat simpati dan perhatian oleh masyarakat di seluruh tanah Papua. Tapi ia harus mati dibawa militer Indonesia dengan alasan yang tidak masuk di akal.

Pembunuhan Arnold adalah pembunuhan terhadap kebudayaan orang Papua. Pembunuhan Ar untuknold juga adalah pemberhentian group musik Mambesak, penghancuran seni, budaya, dan sastra di Papua.

"Jadi, apakah kita bisa melawan sebuah kekuatan besar dengan musik? Mambesak menjadi salah satu contoh yang bisa meyakinkan kita bahwa, perlawanan berbasis budaya bangsa melalui alunan lagu menjadi kebutuhan setiap anak bangsa. Sebuah kelompok musik tradisional dapat menjadi sebuah ancaman bagi sebuah negara yang besar hanya dengan menyanyikan lagu tentang identitas dan budaya saat sedang berada dalam posisi tertindas. Hal ini menunjukkan bahwa musik memiliki hubungan dengan politik. Musik memberikan efek terhadap politik sebagai salah satu fungsinya." Tulis Dorthea E. Wabiser dalam tulisannya "Mambesak: Ancaman Terhadap Pemerintah Indonesia". 

Kami akan selalu ingat Arnold C. Ap untuk terus melawan lupa, membangun kebudayan kiri yang revolusioner, terus melakukan perlawanan, dan merebut Papua merdeka.

Menolak Lupa, Merawat Ingatan

( Kematian Arnol Clemens Ap ).

Tahun 1972, Nama "Manbesak" lahir dalam gerakan mahasiswa Uncen Jayapura yang bergerak di bidang seni dan budaya Papua. Tujuannya, menghibur hati rakyat Papua yang diintimidasi, dianiyaiya, diperkosa dan dibunuh di atas tanah Papua.

15 Agustus 1978 (Hari jadi Manbesak) 

Tahun 1978 - 1983 Gerakan Manbesak memberikan inspirasi yang kuat; membangkitkan ideologi dan nasionalisme Bangsa Papua, sehingga perlawanan semakin lama semakin menguat di daerah-daerah Papua lainnya. Akibat, pemerintah Indonesia menganggap gerakan ini sangat berbahaya.

Pada tanggal 30 November 1983

Personil musik Manbesak dan tokoh seniman. Papua Arnol C. Ap di tahan militer Indonesia dan di penjarahkan di Polda Papua. Jalan koti APO Jayapura. Arnol dituduh sebagai OPM kota yang turut berpartisipasi dalam perjuangan kemerdekaan Papua.

Pada 26 April 1984

Arnol C. Ap di bunuh oleh Militer Kopasus Indonesia. Mayatnya di temukan di Pantai Base G Jayapura.

Pembunuhan Arnol diatur dalam skenario melarikan diri. Rekannya, Eduard Mofu juga dibunuh dan ditemukan terapung di permukaan air laut  Pantai Base G Jayapura.

Pesan Generasi Penerus

Generasi penerus wajib mengenang setiap perjuangan para leluhur kita yang pernah hidup dan berjuang demi pembebasan bangsa diatas negeri west Papua. Sekecil apapun perjuangan sangat bermanfaat dan berdampak meskipun perjuangannya dianggap belum berhasil. Tetapi yang dibutuhkan adalah setiap proses perjuangan yang melawan ketidakadikan dan tindakan kekerasan sejauh ini. Mari kita mengenang peristiwa pembunuhan toko pejuang (antroplog). Spiritnya dapat kembangkan dan diperjuangkan kedalam dunia nyata sampai merdeka. 

By: Jachob T Gobai (Refleksi Sejarah


Disposkan: Aweida Papua

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA