Headlines News :

.

.
Home » , , , » Minuman Keras, Jalan Menuju Kematian Bagi Orang Papua.

Minuman Keras, Jalan Menuju Kematian Bagi Orang Papua.

Written By Aweida Papua on Kamis, 29 Januari 2026 | 10.42

Minuman Keras, Jalan Menuju Kematian Bagi Orang Papua. 

Minuman keras yang dikonsumsi kalangan orang papua tidak sadar, tidak bermoral, dan merusak tubuhnya sebagai rumah Allah. Perbuatan kemabukan bagian dari unsur dosa yang membawa setiap orang kedalam kebinasaan (maut). Mabuk disebut perbuatan dosa yang tidak berkenan TUHAN. Dimana minuman keras yang diketahui didalam ceritera Alkitab tentang mabuk anggur. Tetapi zaman ini banyak jenis minuman keras yang dibuat dari berbagai produk hingga negeri yang diberikan Allah penuh dengan pencemaran dan pengotoran. Entah penghuni maupun pendatang mengalami dosa kemabukan hingga murkah Allah tertimpa diatas negeri ini. Minuman keras yang dikonsumsi dapat merusak kondisi tubuh kita yang seharusnya dilarang sesuai hukum kebenaran maupun budaya tetapi karena pasar bebas terbuka hingga bebas transaks melakukan minuman keras secara terlihat depan mata kita sekalian. 

#Refleksi Pertimbangan & Kesadaraan

Minuman mabuk bagian dari perbuatan dosa yang diketahui dan dipelajari dari sumber kebenaran dan kebiasaan budaya kita tetapi setiap orang sangat mudah dikonsumsi dan tidak ada rasa takut dan malu terhadap sesama untuk menikmati kesenangan sesaat itu. Tidak sadar dengan keadaan minuman keras hingga banyak jiwa korban selama ini. Entah korban tubuh fisik (jasmani) maupun rohani (spirit) kedalam dunia yang penuh dengan pengotoran ini. Kita tidak pernah berpikir jaminan keselamatan hidup yang dianugrahkan tetapi semua orang ingin menuju ruang kematian (neraka) terus terjadi di kalangan orang Papua. 

Dengan kebiasaan minuman keras yang bukan menjadi budaya tentu dibuang dan ditinggalkan. Semua orang kembali berpikir sederhana dari kebiasaan budaya kita. Dimana makanan dan minuman yang memabukan dapat diganti sesuai gaya hidup alami. Untuk itulah segala yang mengundang perbuatan kemabukan dapat ditinggalkan untuk mencegah bahaya keracunan. Tanpa dibangun kesadaraan penghuni akan termusnah dan negeri kita dikuasai kaum pendatang. 

#Mimum Mabuk Kebiasaan Orang Barat Bukan Minuman Orang Papua. 

Mabuk yang menjadi kebiasaan orang barat (asing) dapat diminum sesuai kebutuhan kondisi tubuhnya. Ketika mereka bekerja sampai banting tulang hingga merasa lelah dengan pekerjaannya tentu diminum dengan tujuan tenangkan stamina yang terkuras. Bahkan acara hiburan tertentu mereka melakukan pesta miras yang diminum sesuai standar aturan pemerintah. Mereka minum dengan penuh sadar dan bertanggung jawab atas segala resiko yang bakal terjadi ketika dikonsumsi bersamaan. 

Tanpa ada bekerja dan acara tertentu mereka dilarang untuk minum mabuk karena kemasannya mengandung bahan kimia (keracunan).  Disitulah kebiasaan orang barat minum mabuk yang jarang dipelajari oleh orang papua. Hanya tahu minum mabuk tanpa diketahui akibat dari jumlah yang dikonsumsi setiap hari. 

#Generasi Papua menuju kehancuran.

Dimana-mana ada orang papua yang diminum tidak dapat terkontrol dan dianggap pelanggaran moral hingga merugikan kehidupan secara fatal sering dialami disetiap kota di Papua. Minuman keras sudah menjadi kebiasaan para peminum dan berpengaruh terhadap generasi penerus bangsa. Generasi papua semakin hancur dan rusak ketika minuman keras dijual secara bebas tanpa memberi peringatan keras para penjual. Akibatnya, generasi yang hendaknya berumur panjang dapat ditemukan tewas dimana-mana. 

Bahkan minuman keras yang dijual menjadi pendapatan daerah setelah dipastikan banyak jenis minuman keras yang dipesan dari luar Papua. Kalau demikian, orang yang menjual dan mengijinkan minuman keras maupun pelaku yang diminum sama-sama disebut pelanggar utama praktek pemusnahan manusia diatas Tanah Papua ini. 

#Akibat Dari Minuman Keras

Akibat dari minuman keras seseorang dapat ditemukan pembaringan di persimpangan jalan, mengganggu aktivitas orang lain, membunuh akal pikirannya sampai kematian menjadi pilihan hidup bagi setiap pemabuk. Dengan konsumsi minuman keras setiap orang berpikir bodoh, tidak berhikmat, gaya hidupnya kasar, mudah melakukan seks bebas, terlibat kedalam pengedaran narkobah, bebas melakukan pencurian, tidak suka menerima nasihat orangtua, dan perbuatan asusila lainnya. 

Tidak ada keuntungan yang didapatkan ketika minum mabuk, entah dikonsumsi dengan berapapun karton yang dibeli. Dengan minum mabuk dapat membatasi umur panjang, hidup sangat tergantung sumber penyakit yang merugikan diri sendiri. Hanya diterima hadiah kerugian diri sampai penghabisan nyawa. Kadar minuman keras merusak sperma laki-laki dan kandungan perempuan bisa terjadi kebocoran hingga tidak mampu menghasilkan keturunan. Dengan kondisi mabuk dapat mengundang kematian sendiri sebelum menikmati tahun umur yang diberikan TUHAN kedalam dunia nyata. 

#Kesimpulan dan Saran

Semua jenis minuman keras yang dijual dengan tujuan memperoleh keuntungan setelah dilakukan transaksi dapat membunuh jiwa manusia terutama generasi penerus yang diharapakan menjadi agen perubahan. Dan resiko yang dapat dialami ada ketagihan pada kondisi tubuh hingga berhasil terbunuh pikiran, perasaan dan hati kita. Begitupun kita berangkat dari pendekatan Iman bahwa kematian para pemabuk tanpa bertobat sudah menjadi pendosa sesuai jalan hidupnya. Dengan kesadaraan kita wajib meninggalkan semua kebiasaan kemabukan yang merusak diri untuk memperoleh kebebasan hidup kedalam lingkungan terbuka.

By: Jach T Gobai (Pecinta Alam🌿🍃) 

Disposkan: Aweida Papua 

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA