Headlines News :

.

.
Home » , , , » Sejarah Pahit Dan Pendirian Negara Israel Tahun 1948

Sejarah Pahit Dan Pendirian Negara Israel Tahun 1948

Written By Aweida Papua on Sabtu, 05 September 2026 | 23.31

Renungan: Enam Juta Bangsa Yahudi Dimusnahkan di Jerman Tahun 1939-1945 Hingga Pendirian Negara Israel Tahun 1948.

A. Pemahaman Atas Pembantaian Bangsa Yahudi di Eropa. 

Bangsa Yahudi pernah diserbu setelah masehi maupun sebelum masehi. Dimana kita ketahui bahwa 10 suku bangsa dari Israel Utara pernah melarikan diri (diaspora) ke Eropa Barat dan Timur. Namun ratusan tahun kemudian mereka pernah dibantai kelompok Nazi dibawa kepemimpinan Adolof Hitler yang menjadi penguasa di Jerman dan Eropa pada umumnya. Disitulah pelanggaran pertama tentang genosida terjadi hingga dikeluarkan pernyataan hukum internasional terkait pelanggaran HAM itu. 

Pembunuhan massal terhadap bangsa Yahudi di Eropa yang dikenal sebagai Holokaus dilakukan oleh Nazi Jerman dibawah pimpinan Adolof Hitler antara tahun 1939-1945. Pemusnahan sistematis dan terencana mengakibatkan sekitar 6 (enam) juta orang Yahudi ini didorong oleh beberapa faktor utama diantaranya sebagai berikut:

1. Ideologi Rasisme Nazi: Nazi meyakini bahwa bangsa Jerman adalah ras unggul (arya), sedangkan orang Yahudi dianggap sebagai ras yang lebih rendah dan menjadi ancaman biologis bagi kemurnian ras Jerman hingga ditargetkan bangsa Yahudi dimusnahkan🇩🇪. 

2Antisentrisme Historis: Kebencian terhadap orang Yahudi telah mengakar di Eropa selama berabad-abad, sering kali didorong oleh prasangka agama yang kemudian dimanipulasi oleh propaganda Nazi menjadi kebencian rasial. 

3. Kambing Hitam Ekonomi dan Politik:  Hitler memanfaatkan penderitaan ekonomi Jerman akibat kekalahan dalam perang Dunia I dan mengalami depresi luar biasa. Ia menyalahkan orang Yahudi atas krisis serta kekalahan perang tersebut. Sekan bangsa Yahudi dituduhkan atas krisis ekonomi di Jerman. 

4. Kebijakan sistematis dan Terencana: Praktek Pemusnahan massal dilakukan secara bertahap, mulai dari pembatasan hak sipil, pemisahan fisik, hingga pembantaian di kamp-kamp konsentrat. 

5. Kebijakan Solusi Akhir: Selama perang Dunia II, rezim Nazi meningkatkan diskriminasi menjadi kebijakan negara yang disebut The final solution (Solusi Akhir) yang bertujuan untuk memusnahkan seluruh populasi Yahudi di Eropa melalui Kamp konsentrasi dan kamar gas. Dengan peristiwa pahit ini membuat bangsa Yahudi lainnya mulai kembali membangun negara tersendiri di Timur Tengah saat ini. 

B. Kehidupan Bangsa Israel Ditangan Penguasa Di Belahan Dunia. 

Kehidupan bangsa Israel 🇮🇱 menjadi bahan perenungan kita bersama, dimana kehidupan mereka tidak pernah terluput dari penderitaan dan pengorbanan jiwa maupun material mulai dari bangsa Israel lawan bangsa-bangsa di dunia. Bangsa Israel pernah diperbudak dibawa Raja Firdaun di Mesir. Setelah kembali mereka diserbu kerajaan Asur, diperbudak dan dibantai kerajaan Babilonia, kerajaan Persia, Kerajaan Yunani, dijajah kekuasaan Roma Italia pada Zaman Yesus, dan diserang kekuasaan Otoman Turki dan lain-lain. 

Sepanjang sejarah kuno, wilayah yang saat ini menjadi kawasan Israel telah ditaklukkan dan dikuasai oleh berbagai kekaisaran atau bangsa besar sebelum peristiwa pembantaian enam juta jiwa di Eropa. Berdasarkan catatan sejarah, wilayah Israel ini pernah diduduki diantaranya sebagai berikut:

1. Kekaisaran Asyur: Menaklukkan Kerajaan Israel Utara sekitar tahun 722 sebelum masehi. Saat itulah 10 suku bangsa terpencar sampai di Eropa seperti diketahui bangsa Yahudi dibantai oleh Nazi Jerman dibawa pimpinan Adolof Hitler tahun 1939-1945 itu. 

2. Kekaisaran Babilonia Baru: Menaklukkan Kerajaan Yehuda Selatan pada tahun 586 Sebelum Masehi, menghancurkan Bait Suci Pertama, dan mengasingkan penduduknya. Bangsa Yahudi wilayah selatan dideportasi ke wilayah Babilonia kini wilayah ini disebut negara Irak saat ini. 

3. Kekaisaran Persia: Menguasai wilayah tersebut setelah menaklukkan Babilonia, yang mengizinkan orang-orang Yahudi kembali membangun Bait Suci Kedua. Kekaisaran Persia dalam moderen adalah wilayah Iran yang pernah menaklukan Israel sebelumnya. 

4. Kekaisaran Yunani: Di bawah Aleksander Agung dan penerusnya, wilayah ini berada di bawah kendali Helenistik juga mengalami proses penjajahan yang menyusahkan kehidupan bangsa Israel sebelumnya.

5. Kekaisaran Romawi: Roma Italia menguasai wilayah ini sejak tahun 63, yang kemudian menghancurkan Yerusalem dan Bait Suci Kedua pada tahun 70 Masehi. Saat kerajaan Romawi berada di Israel, Yesus Kristus yang dipercaya orang Kristen sebagai TUHAN dilahirkan sampai dilakukan pembunuhan secara tidak manusiawi pada zaman itu. 

C. Bangsa Israel Disebut Kelompok Diaspora

Karena bangsa Yahudi (Israel) ingin mau hidup damai dan sejahtera mereka meninggalkan Timur Tengah (Israel). Mereka mulai terpencar ke Eropa, Asia, Afrika Utara, Amerika dan lain-lain. Orang Israel yang hidup di Israel medern berasal dari berbagai kelompok diaspora yang tersebar keseluruh dunia setelah masa kuno. Bangsa Yahudi disebut DIASPORA karena mereka terpaksa meninggalkan tanah air asli mereka akibat penaklukan, pengusiran serta penindasan yang dialami dari berbagai Kekaisaran besar pada masa kuno. 

Empat kelompok utama yang sering dikenal sebagai berikut:

1.Yahudi Ashkenasi: Kelompok ini berkembang di Eropa seperti di Jerman, Polandia, Rusia dan sekitarnya. Orang-orang Yahudi ini berasal dari Israel utara yang terdiri dari 10 suku bangsa yang pernah berpencar ke negara lain karena gempuran kerajaan Asyur sebelumnya. Kelompok Yahudi ini pernah dibunuh dan dibantai Nazi Jerman. Tetapi sebagian kembali ke Tanah Kanaan termasuk Perdana Menteri Benyamin Netanyu. 

2. Yahudi Sephardik : Kelompok Yahudi ini berasal dari Spanyol, Portugal, Francis, dan mereka yang tersebar ke Afrika Utara dan sekitarnya. Kelompok ini juga bagian dari 10 Suku yang pernah di pencari dari Israel Utara. 

3. Yahudi Mizrahi: Kelompok ini mereka tersebar dari Timur Tengah seperti Irak, Iran dan Yaman. Kelompok Yahudi ini pernah dibuang saat kerajaan Babilonia menguasai Israel Selatan sehingga keturunan suku Yehuda, Benyamin dan Simion dibuang oleh Nebukatnezer setelah Yerusalem ditaklukan. 

4. Yahudi Repatriasi: Kelompok ini sebagian dari Suku Yehuda, Benyamin, dan Simion yang dipulangkan dari kerajaan Media Persia hingga Yerusalem dipulihkan setelah mengalahkan kekuassan Babilonia di Tanah Kanaan (Israel). 

Bangsa Yahudi dari Eropa, Timur Tengah maupun Afrika Utara banyak juga merantau ke Negera Amerika dan Kanada sehingga penduduknya berkembang hingga mencapai 7,4 juta jiwa belum termasuk sisa bangsa Yahudi yang memilih tinggal di negara lain. 

Meskipun bangsa Israel dari bagian Utara maupun Selatan pernah mengalami sejarah pahit sebelumnya. Tetapi Allah menolong mereka hingga semua Yahudi buangan dari Eropa, Timur Tengah dan Afrika Utara telah memulihkan negeri mereka melalui deklarasi kemerdekaan negara Israel sesuai apa yang dijanjikan Allah kepada bangsa pilihan ini. 

Mereka diperlakukan pembantaian dan pemusnahan etnis di Eropa Timur hingga 6 Juta Jiwa korban pada masa perang Dunia kedua. Bayangkan 6 juta jiwa bukan enam, enam belas, enam puluh, enam ratus atau enam ribu, tetapi enam juta jiwa bangsa Israel Yahudi dibantai tahun 1939-1945 di Jerman dan Eropa pada umumnya. 

D. Bangsa Israel Dibenci Karena Kemampuan Kecerdasan 

Mereka yang pernah selamat dari korban kekejaman di Eropa kembali mendirikan kemerderkaan Israel pada tahun 1948 setelah berakhirnya perang Dunia Kedua. Kemudian bangsa Yahudi yang tersisa dapat melarikan diri ke berbagai negara di Eropa dan populasi lebih besar diketahui di Amerika 🇺🇸 saat ini. 

Bangsa Israel (Yahudi) itu bijaksana, cerdas, punya kepercayaan dan mereka memiliki hikmat khusus membangun sesuatu. Kemampuan mereka lebih tinggi dibandingkan bangsa lain di dunia. Dengan pengetahuan yang dimiliki mereka; terkadang mereka dibenci, diiri, dan dibunuh dengan berbagai metode pemusnahan sebelumnya. Dengan kondisi hidup yang tak menentu ini mereka kembali mendirikan negara Israel tersendiri dan kemudian banyak negara-negara besar mengakui segala kemampuan hingga diminta kerja sama dalam berbagai bidang saat ini. 

Satu kelebihan yang bisa kita belajar dari bangsa Israel adalah sistem kepercayaan dan praktek budaya bangsa tidak pernah terhilang, entah mereka berada di Eropa, Afrika Utara, Amerika dan Timur Tengah. Mungkin penderitaan bangsa Israel sudah berakhir dengan pendirian Negara Israel pada tahun 1948. 

E. Kesimpulan 

Bangsa Yahudi keturunan Israel (Yakub) adalah bangsa pilihan Allah. Mereka sentiasa memegang kebenaran, hikmat, pengetahuan, nilai-nilai budaya dan tidak pernah mengubah gaya hidup hingga mereka dibenci dan dibantai sebelumnya. Tetapi setelah mereka mendirikan negara tersendiri, ISRAEL diakui sebagai bangsa pilihan Allah diatas Tanah Kanaan yang menjadi pusat bumi itu. Segala peristiwa yang akan terjadi mungkin bagian dari hal-hal yang menyangkut penggenapan akhir zaman ini. 


By: Jach T Gobai (Refleksi bangsa Israel)

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA