Puisi: Suara Tuan Tanah
(Minahasa Selatan, 16/10/2011)
Aku dibenci dan dihina
Dibuang kedalam kotak sampah
Hidup terasa didalam tempurun
Mulai bangkit terus ditindih
Dicambuk hingga terluka darah
Tiada harapan dibelah rasa
Impian diburu kabur di mata
Kedua mataku penuh ternanah
Tumpang tindih tiada celah
Aku diinjak dan dibakar sampah
Pekikan tiada disahuti terkini
Biarkan penghuni hidup diatas derita.
--Jachob T Gobai--
Penyair Sastra


