Headlines News :
Home » , » KNPB-PRD Wilayah Mimika Mendukung Agenda IPWP di London-Inggris

KNPB-PRD Wilayah Mimika Mendukung Agenda IPWP di London-Inggris

Written By Aweida Papua on Selasa, 10 Mei 2016 | 03.07

Depan Kantor OPM (KNPB-PRD Wilayah Mimika)
Timika-KNPB-PRD, AWEIDA-News--Bertepatan dengan hari aneksasi pada, tanggal 01 May, tahun 1963 adalah dimana west papua dicaplok dengan kekuatan militer di Tanah Papua. Kemudian wilayah West Papua dianeksasikan melalui integrasi secara sepihak yang dilakukan oleh negara Indonesia pada tahun 1963 adalah suatu perbuatan yang sangat skandal dan tak pernah menghargai bangsa papua yang lebih dulu merdeka pada tahun, 1961 sebagai pengakuan pertama kali dari kota Holandia, Jayapura.

Pengibaran bendera bintang Fajar, pertama kali dikibarkan karena adanya dukungan dari negara Belanda dan PBB bagi bangsa papua yang hidup diatas Tanah Papua. Setelah beberapa tahun kemudian, West Papua dilakukan pemungutan suara melalui, act of free chois àtau penentuan pendapat rakyat (PEPERA) pada tahun, 1969. Tetapi PEPERA dibuat saat itu dapat dikatakan penuh rekayasa yang berperan sepihak terhadap bangsa papua yang hendak menentukan nasib sendiri saat itu.

Bangsa papua memperingati hari aneksasi papua dapat dilakukan dengan berbagai kegiatan sesuai kondisi daerah masing-masing. West papua diintegrasikan kedalam negara Indonesia adalah suatu kebijakan yang tidak mematui prinsip-prinsip hukum internasional. Pada hal saat itu, bangsa papua mempunyai keinginan besar untuk memisahkan diri dari penjajahan.

Untuk itu, bangsa papua yang mediasi KNPB-PRD wilayah Mimika mengadakan aksi dalam bentuk Ibadah mendukung pertemuan para politisi diberbagai negara yang akan berkumpul di london, melalui kegiatan IPWP yang akan menyerukan REEFERENDUM bagi Bangsa Papua.

Kemudian KNPB-PRD Wilayah Mimika juga menolak atas hari aneksasi sampai diintegrasi kedalam NKRI yang berjatuh pada tangga, 01/05/2016. Kami bangsa papua mendukung pertemuan IPWP yang akan dimulai besok, pada tgl 03 sampai 05 Mei, 2016. Kegiatan KNPB Wilayah Mimika diadakan dalam bentuk Ibadah mendukung kegiatan IPWP dari akar rumput bangsa papua yang hendak menentukan nasib sendiri pada, tanggal, 02, Mei, 2016, hari ini.

Hari ini, KNPB-PRD wilayah Mimika, meminta dukungan dari negara-negara yang tergabung dalam IPWP segera mendesak kepada PBB untuk melakukan REERENDUM ulang di Tanah Papua. Karena munurut kami bangsa papua, PEPERA pada tahun, 1969 adalah suatu rekayasa dan penuh manipulatif secara sepihak.

"Maka kami bangsa papua mendesak kepada negara-negara yang tergabung dalam IPWP harus membicarakan status politik papua selama pertemuan yang akan berlansung disana," kata desaknya.

Kemudian massa dari setiap sektor KNPB datang ke tempat ibadah sekitar pukul, 09:30 sampai selesai di halaman sekertariat. Acara ibadahnya diawali dengan tarian adat dari generasi muda papua sebagai dukungan kuat dari kaum muda dalam rangka mendukung pertemuan International Parliament for West Papaua( IPWP). Dan kami kaum muda papua menolak hari aneksasi seluruh wilayah teritori West Papua. Kegiatan aksi dalam bentuk ibadah telah berlangsung dari sekertariat OPM (KNPB-PRD) Wilayah Bomberay, Mimika, West Papua.

Aksi kali ini, bangsa papua dengan penuh semangat mendukung agenda pertemuan Internasional Parliamant for West Papua (IPWP) yang akan diadakan di London, Inggris. Dengan maksud segera mengadakan REERENDUM ulang dalam rangka mendapatkan penentuan nasib sendiri bagi bangsa papua diatas tanah pusaka sendiri.

Kemudian dilanjutkan dengan renungan kotbah yang dipimpin langsung oleh seorang hamba Tuhan. Renungan kotbah diambil dari kitab injil (Matius 11:28) dan (Matius 10:19 ) sebagai renungan atas pengukuan iman yang mengubah dunia.

Renungan kotbah siang hari ini, merasa termotivasi dan terinspirasi bagi umat yang yang hadir saat, kotbah yang disampaikan oleh Pdt. Dalam kotbahnya, kita sedang mengalami letih lesu dan berbeban berat selama perjungan ini, tetapi untuk mengakhiri penderitaan yang kami alami selama ini, harus diakhiri dengan kemengan yang luar biasa dari Tuhan. Karena Tuhan yang menciptakan kami umat-Nya dan dialah yang menempatkan diatas Tanah ini. Hanya melalui ketiga Tritunggal, kita akan mendapatkan suatu kemenangan yang kekal. Oleh karenanya, apapun persoalan dalam hidup kita, tentu kita lalui bersama sebagai tantangan akhir, menujuh kemenangan," kata kotbahnya.

Aku akan memberikan kelegaan, jika kamu melakukan segala sesuatu dengan sunggu-sunggu dari hati, maka kamu akan memperoleh suatu kelegaan yang dasyat. Walaupun hidup dalam intimidasi dan kesesakan sekalipun, tetapi serahkanlah hidup sepenuhnya kepada ketiga tritunggal. Selama ini, kami bangsa papua yang sedang berjuang untuk mendirikan sebuah negara yang mandiri demi penentuan nasib sendiri. Kita diintimidasi, ditangkap, dan dipenjarahkan, bahkan sampai kita dibunuh oleh kaum penjajah melalui aparat TNI/POLRI. Tetapi itulah awal dari letih lesuh yang akan kita lalui, untuk mendapatkan kelegaan yang besar menantikan penentuan nasib sendiri.

Dalam kotbahnya, setiap suku bangsa yang ada di muka bumi harus bebas dan jangan sekalipun berbuat kasar kepada yang lain, karena kita adalah manusia ciptaan Tuhan. Maka setiap tindakan dari negara yang masih menjajah terhadap suatu bangsa haruslah dihargai agar mereka juga menentukan nasib sendiri secara demokratis sebagai pengakuan dasar secara transparan sesama manusia.

Penentuan nasib sendiri yang telah berlangsung pada tahun, 1969 adalah rekayasa politik yang dilakukan secara sepihak, sehingga harus diadakan REEFERENDUM ulang di Tanah Papua, adalah solusi akhir melalui orasi politik yang disampaikan oleh Ketua I KNPB Timika, Yanto Awerkion dalam sambutannya.

Kegiatan Ibadah mendukung pertemuan IPWP di London, KNPB dari sektor cendrawasih menampaikan tarian adat dalam bentuk dukungan mewakili akar rumput bangsa Papua kepada para politisi yang akan ikut di London-Inggris nanti.

Setelah aksi ibadah, Wakil Ketua PNWP Wilayah Bomberay, Tn. Romario Yatipai membacakan statemen politik bangsa papua, untuk mendukung agenda pertemuan IPWP di London. Dan mendukung ULMWP harus diterima sebagai anggota tetap dalam Melanesia Sprehead Group (MSG) demi menentukan nasib sendiri bagi bangsa papua barat.

Pembacaan statemen politik KNPB-PRD Wilayah Bomberay, Timika memberikan kesempatan kepada setiap perwakilan dari 7 wilayah adat untuk menyampaikan orasi politik. Kemudian dilanjutkan dengan orasi politik dari masing-masing wilayah yakni, mewakili dari Wilayah Doberay, Sairery, Lapago, Mee-Pago, Mamta dan yang terakhir dari Wilayah Haa-Nim.

Statemen politik yang telah dibacakan dari 7 Wilayah Adat, dilanjutkan dengan kesan dan pesan dari mereka yang telah dipercayakan sebelumnnya. Kesan dan pesan dimulai dari Ketua PRD Wilayah Mimika, Abiut Degei, kemudian dilanjutkan dari KNPB dan yang terakhir dari, Pdt. Deserius Adii menyampaikan kesan dan pesan menyangkut, situasi dan kondisi hidup masyarakat papua yang ada di wilayah Mimika, dan lebih banyak berbicara menyangkut Ketua KNPB Wilayah Mimika, Tn. Steven Itlay dan satu anggota KNPB yang masih dalam tahanan kapores, Mimika.

Akhir dari kegiatan aksi dalam bentuk Ibadah kali ini, massa dari setiap sektor yang hadir, mereka isi dengan suatu tanda petisi berupa tandatangan dalam rangka mendukung kegiatan IPWP di London. Dengan pengisian tandatangan tersebut sebagai dukungan dari akar rumput bangsa papua. Pada akhirnya, massa dari setiap sektor yang sudah hadir mengikuti aksi kegiatan dalam bentuk Ibadah, mereka kembali pulang ke rumah masing-masing dengan kondisi yang aman, tertib dan terkendali. (A.G)

Disposkan: AWEIDA-News
Share this article :

.

.

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

RENUNGAN HARIAN

VISITORS

Flag Counter

BIRD OF PARADISI

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA