![]() |
| Berkebun |
Saatnya, kita menanam segala bibit yang menjadi penih kehidupan. Entah bibit harapan sebagai kebutuhan fisik (tubuh) maupun kebuhan rohani (jiwa). Dan hasilnya kita akan menuai pada waktunya.
Bibit yang kita kumpulkan bagian dari sumber kehidupan. Entah sumber kehidupan untuk bertahan hidup di bumi maupun kehidupan kekal yang diperjuangkan secara rohani.
Kehidupan dunia butuh bekerja dengan sunggu-sunggu tanpa membuang waktu untuk kebaikan dan harapan keselamatan kita. Entah kehidupan fisik (tubuh) maupun keselamatan jiwa (rohani) itu. Tugas kita cuma menanam bibit kehidupan, entah bibit kehidupan jasmani maupun rohani (jiwa) kita.
| Setiap orang wajib kembali menghidupkan pangan lokal yang menjadi kebutuhan fisik sebelum kita menuju kehidupan akhirat. Sebab kehidupan alami dapat menjamin daya tahan tubuh kedalam dunia nyata. |
Yang terpenting itu, kita bisa bekerja menghasilkan buah ketika musim panen akan tiba. Entah hasil yang terlihat baik maupun busuk sesuai hasil taburan setiap orang di bumi ini.
Oleh karena itu, bekerja dengan rajin berdoa, setia pada pekerjaan baik, dan mengasilkan buah pada waktu panen untuk menikmati hasil taburan kita di bumi mempengaruhi kehidupan kekal dapat diutamakan untuk mewujudkan surga di bumi ini.
By: Jach T Gobai /Pecinta Alam🌿🍃


