Headlines News :

.

.
Home » , , , , , , , » Kejahatan Tak Pernah Berakhir Setiap Zaman.

Kejahatan Tak Pernah Berakhir Setiap Zaman.

Written By Aweida Papua on Senin, 23 Maret 2026 | 00.07

Kejahatan Tak Pernah Berakhir Setiap Zaman.

#Penjelasan Singkat Tentang Jahat dan Kejahatan

Sebelum kita telusuri teori tentang kejahatan, perlu diketahui tentang apa itu "jahat" dan "kejahatan" itu sendiri. Jahat adalah sifat atau karakteristik sesuatu yang merugikan atau tidak baik. Sementara "kejahatan" adalah perbuatan atau tindakan manusia yang merugikan dan melanggar aturan, norma atau hukum. Praktek jahat dan ataupun kejahatan bagian dari niat buruk,  iri hati, bodoh dan rusak atas kondisi hidup pribadi maupun kepada sesama umat manusia. Dengan demikian, kita akan mengetahui sumber kejahatan yang muncul diantara kalangan umat manusia kedalam dunia nyata. 

Kejahatan mulai bertumbuh dan kekerasan berkembang terus sejauh manusia hidup suatu wilayah atau daerah yang menjadi potensi konflik. Dan konflik dapat dipicu akibat unsur-unsur kepentingan setiap orang yang berpikir tidak sehat dan niat jahat. Begitupun kebiasaan pertengkaran, iri hati, dengki dan kebencian sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan umat manusia. Hidup dengan kuasa gelap sudah menjadi bagian dari kehidupan sesama, sebab sumber kejahatan berasal dari Iblis menjadi pengendali atas kehidupan manusia sejauh ini. Dan bapa atas pelaku kejahatan adalah Iblis yang pernah lawan Allah pada awal penciptaan-Nya. 

Ada kejahatan diantara umat manusia bisa muncul akibat pengaruh psikologi, pelampiasan amarah, dengki, iri hati, fitnah, dan dugaan-dugaan irasional bisa muncul kedalam setiap umat manusia. Tindakan kejahatan bisa diciptakan terlihat maupun secara rahasia dalam perasaan dan pikiran manusia itu sendiri. Tetapi semua niat jahat yang terlihat maupun rahasia dalam pikiran dan perasaan semuanya mengandung dosa kejahatan. Pelaku kejahatan adalah Iblis yang dapat membujuk hati dan pikiran manusia. Iblis mempu mengendalikan manusia supaya ada kejahatan mulai bertumbuh dari hati dan pikiran munusia itu sendiri. 

#Diketahui Sumber-Sumber Kejahatan

Sumber-sumber kejahatan dapat dipicuh karena faktor ekonomi, sosial politik, lingkungan, pendidikan, keluarga, kepentingan agama, psikologis dan perebutan hak milik orang lain. Kejahatan muncul dari faktor ekonomi seperti, kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pengangguran. Kejahatan dari faktor lingkungan seperti lingkungan yang tidak aman, pergaulan dengan pelaku kriminal. Mungkin dari faktor Individu bisa muncul akibat terganggunya psikologi, pendidikan dan lain-lain. Semua sumber kejahatan dapat merugikan dan menghancurkan kebenaran didalam kehidupan setiap orang. 

Misalnya, keluarga tetangga  memiliki kebutuhan cukup membiayai anak-anaknya untuk berpendidikan tetapi kelaurga lainnya belum cukup uang menyekolahkan dan membiayai anak mereka. Dengan perasaan tidak senang dari keluarga ekonomi lemah dapat melampiaskan niat tidak baik/tidak senang kepada kelaurga ekonomi mapan, disitulah tercipta kejahatan dari pikiran kotor itu. Faktor ekonomi dan politik kehidupan berbangsa dan bernegara secara skala nasional juga seringkali ada kejahatan seperti Indonesia menciptakan konflik berdarah-darah untuk tujuannya merampas kekayaan alam dan perluasaan penjajahan diatas Tanah Papua. 

Banyak pejabat selalu tergoda dalam kejahatan korupsi dan pencucian uang juga ditemukan di mana-mana. Kejahatan juga muncul dalam kehidupan keluarga supaya kehidupan dengan damai dan bahagia sebelumnya dihancurkan oleh Iblis melalui orang-orang yang berpikir niat jahat dan iri hati. Dengan niat jahat banyak orang ditangkap dalam kondisi pencurian dan lain-lain. 

#Bentuk-Bentuk Kejahatan

Kejahatan memiliki banyak bentuk dan diklasifikasikan berdasarkan target, jenis, dan tingkat keparahannya. Secara umum, kejahatan dapat dibagi menjadi kejahatan kekerasan, kejahatan terhadap harta benda, kejahatan kerah putih, kejahatan terorganisasi dan kejahatan yang dilakukan atas dasar suka sama suka tanpa korban. 

1. Kejahatan Kekerasan sesama manusia seperti  tindakan pembunuhan, pemerkosaan, penyerangan, pemukulan, terorisme, dan kekerasan dalam rumah tangga yang tidak pernah kunjung berhenti. 

2. Kejahatan terhadap Harta Benda seperti dalam cakupan pencurian , perampokan, perusakan properti, dan penipuan. 

3. Kejahatan Kerah putih seperti tindakan kriminal yang dilakukan oleh orang-orang yang berstatus tinggi atau memiliki jabatan misalnya: kejahatan korupsi, penipuan pajak, dan pencucian uang. 

4. Kejahatan Terorganisasi: Kejahatan yang dilakukan oleh kelompok atau jaringan kriminal yang terstruktur seperti pengedaran narkoba, jaringan begal, terorisme dan kelompok perampokan lainnya. 

5. Kejahatan suka sama-sama (tanpa korban): Kejahatan yang tidak menyebabkan korban seperti perbuatan cabul atau penyalahgunaan narkoba. 

6. Kejahatan Terhadap Kesusilaan seperti perbuatan cabul, pornografi anak, dan perzinahan tanpa pernikahan. 

7. Kejahatan Ekonomi seperti tindakan korupsi, Penipuan, pencucian uang, dan kejahatan kekayaan intelektual. 

8. Kejahatan Digital seperti Phishing, card skimming, dan kejahatan siber lainnya. 

Semua bentuk-bentuk kejahatan ini merusak kehidupan sesama umat manusia. Kejahatan yang diciptakan menggunakan pikiran (niat jahat) juga menjadi unsur dosa kedalam dunia nyata. Awal manusia diciptakan dengan sempurna, tidak jahat dan tidak merusak diri maupun kehidupan sesama. Tetapi Iblis berusaha memakai manusia supaya manusia yang sempurna dan tidak jahat ini tercipta kejahatannya seperti yang diketahui manusia jatuh dalam dosa akibat liciknya strategi Iblis itu.  Bukan cuma seorang diri Iblis yang bermain segala lini kehidupan manusia tetapi Iblis mempunyai anak cucu dibangun jaringan secara terstruktur supaya kehidupan total umat manusia dihancurkan melalui bentuk-bentuk kejahatan yang diketahui sebelumnya. 

#Kejahatan Antara Sesama Manusia

Kita pelajari dalama tulisan alkitab juga menuliskan tentang permusuhan diantara semua manusia ciptaan itu. Orang filistin lawan orang Ibrani dalam sejarah Alkitab di Tanah Kanaan itu. Banyak orang Kanaan asli penghuni seperti orang yebusi, girgasi, het dan amori dapat dibunuh habis-habisan hingga termusnah dari tangan keturunan Abraham di Tanah Kanaan. Bangsa Israel (Yakub) diperbudak dibawa tekanan dan kerja Paksa Raja Firaun di Mesir. 

Kejahatan tercipta demi kepentingan dan kekuasaan dengan adanya penindasan dan penjajahan terhadap umat manusia yang belum pernah berakhir. Sekitar 6 (juta) jiwa bangsa Yahudi dibantai oleh penguasa Hitler di Jerman dan Eropa sekitarnya. Kejahatan bukan cuma soal pembantaian dan pembunuhan massal yang dialami setiap umat manusia tetapi juga orang yang berpikir amarah, benci, hujat dan lainnya juga mengandung dosa kejahatan itu sendiri. 

Setelah adanya perkembangan bangsa yang dipandang superior menindas bangsa yang pernah hidup dalam kondisi primitif seperti bangsa Indian yang merupakan penghuni asli Amerika dibantai dan dibunuh secara nyata maupun terstrukrur dari bangsa eropa yang ingin menguasai kepentingan ekonomi dan politik di Amerika. Kemudian bangsa Aborigin pernah ditembak, dibantai, dan dimusnahkan oleh karena kejahatan secara tidak manusiawi di Australia dan lain-lain. Tidak pernah orang oborigin diberi kesempatan untuk kebebasan berekspresi dan setiap ruang gerak,mereka dibatasi hingga penduduk asli Australia semakin minoritas saat ini. 

Semua kejahatan bisa ada diantara umat manusia karena kepentingan ego yang bertumbuh dari hati manusia. Dosa ego menimbulkan niat jahat hingga tercipta kejahatan didalam seanteroh tubuh manusia. Dosa ego tercipta karena  Iblis merusak hati dan pikiran supaya dengan kendalinya seseorang dapat memikirkan niat jahat, pikiran tidak sehat, iri hati, penghujatan, dengki dan mulai berusaha menciptakan kejahatan yang lebih besar itu. 

Dengan niat jahat seseorang ikut terlibat kedalam praktek kuasa gelap seperti praktek suangi terbang, pengkhianatan, keracunan, guna-guna, menghilangkan jejak, memiliki obat pelumpuh, dan obat-obat pembunuh tradisi. Semua praktek kejahatan secara nyata maupun terselubung dapat diketahui. Semua sumber kejahatan secara halus (niat jahat) dapat menyerang seseorang yang hendak menikmati kehidupan umat manusia. Kuasa gelap tidak pernah hilang sejauh manusia hidup, penyakit ini  dapat terhilang hanya dengan kebenaran yang dimiliki setiap orang memperoleh keselamatan dan keluputan kedalam dunia realitas. 

Awal manusia diciptakan antara Kain dan Habel mulai bertengkar karena iri hati hingga tercipta kejahatan itu sendiri. Kain membunuh adiknya Habel, kejahatan manusia bertambah-tambah secara luar biasa. Kejahatan kemanusiaan tidak pernah kunjung berakhir setiap zaman. Bangsa pilihan Allah diantara keturunan Isak dan Ismail tidak pernah berakhir di sekitar Timur Tengah sejauh ini. Kapankah kejahatan kemanusiaan itu akan berakhir didiantar sesama umat manusia.. . ? 

Niat jahat itu dilampiaskan dan dihasilkan resiko fatal diantara sesama manusia. Dengan demikian, orang yang memelihara kejahatan dalam bentuk apa saja dapat merugikan pribadi dan anak cucunya. Pelaku kejahatan adalah Iblis  yang mengganggu pikiran dan perasaan manusia supaya ada niat jahat menghancurkan setiap keberadaan manusia. 

Manusia diciptakan oleh TUHAN untuk memperoleh kehidupan, serta menjunjung tinggi nilai manusianya lebih berharga dari semua yang diciptakannya. Manusia makhluk sosial yang dihidupi, bernafas dan bebas bersiarah kedalam dunia terbuka. Namun kondisi tertentu manusia bisa dicekal, dipukul dan dibunuh oleh karena kejahatan yang dipikirkan itu sendiri. Kalau manusia memikirkan kejahatan terhadap sesama berarti didalam hati kita dirasuki Iblis yang menjadi pencipta kejahahatan itu. Pelaku kejahatan adalah Iblis yang dirasuki di dalam hati setiap manusia. Oleh karena itu, lawan Iblis membutuhkan pertolongan dan penerangan dari Allah melalui peran Roh Kudus supaya setiap orang menjauhi dari praktek kejahatan Iblis. Mari kita menjauhkan semua yang dipikirkan jahat seperti kemarahan, kebencian  kerakusan, kesombongan, kemunafikan, pendustaan, pembohongan,  pencurian, dendaman, pembuatan bahan racun, pengkhianatan, perzinahan, dan lain-lain. Itu semuanya mengandung unsur kejahatan didalam hati kita. Kita juga perlu dapat direnungkan dalam kitab (Imamat 19:17-18, Kejadian 6: 5, 6, 1 Petrus 3:9) supaya semua sumber kejahatan dapat diketahui untuk membangun pemulihan pribadi dan sesama kedalam dunia nyata. 

#Kesimpulan, 

Segala bentuk sumber kejahatan pastinya ada konsekuensi yang dihasilkan seperti ada manusia yang menciptakan niat jahat maupun ada pula menerima korban dari kejahatan itu. Orang yang memikirkan kejahatan biasanya tahun umur mereka pendek, hidup mereka tidak diberkati, anak cucu mereka terkutuk, dan termusnah habis-habisan. Sebab akibat dari kejahatan dapat menyakiti hati TUHAN yang menjadi pencipta manusia kedalam dunia terbuka. Sementara orang yang hidup bebas dan tidak pernah memikirkan kejahatan mereka mendapatkan kehidupan berlimpah, mewarisi anak cucu, dan menikmati tahun umur mereka panjang kedalam dunia nyata. Oleh karena itu, hidup dengan segala bentuk kejahatan ataupun ingin bebas dari kejahatan menjadi pilihan setiap orang, mulai dari pikiran dan perasaan manusia itu sendiri. Dan semua unsur kejahatan dapat diusir keluar dengan DOA PUASA dapat diperlukan untuk mencapai kehidupan merdeka dari segala bentuk kejahatan itu sendiri. 

Ditulis oleh: Jachob T Gobai (Pecinta Alam 🌿🍃) 

Disposkan : Aweida Papua

Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA