Headlines News :

.

.
Home » , » Aktivis Wajib Memiliki Ketekunan Iman Dalam Perjuangan

Aktivis Wajib Memiliki Ketekunan Iman Dalam Perjuangan

Written By Aweida Papua on Kamis, 16 Juni 2016 | 21.19


Aktivis Wajib Memiliki Ketekunan Iman Dalam Perjuangan

AWEIDA-News, Bagaimanapun, kapanpun, dimanapun kita tetap melawan ketidakadilan bersama Tuhan yang kita imani, karena hanya bersama dia kita bisa memperoleh anugrah kebebasan. Dan untuk mendatangkan anugrah kebebasan tentu butuh ketabahan dan terus mengorbankan tenaga dan waktu demi mewujudkan ideologi sesunggunya terhadap masyarakat madani yang hendak menentukan nasib sendiri.

Tanggunjawab kita bersama adalah kita harus mencegah seks bebas, Minuman beralkohol, kecemburuan sosial, iri hati, konflik sosial dan pembunuhan sadis sesama etnis di atas Tanah yang kita cintai ini, agar semakin terhindarnya hal-hal yang destruktif sesama etnis dan suku dalam kehidupan menjadi tanggungjawab bersama demi menjaga perjuangan damai ini.

Setiap aktivis harus bertumbuh dalam Iman dan Kepercayaan menurut agamannya masing-masing dari Tuhan yang kita Imani sambil menantikan kemerdekaan sesunggunya. Dan selalu membuat suatu langkah yang bergerak dinamis terhadap rakyat adalah peran penting demi menjaga komitmen perlawanan menuju kelangsungan hidup bangsa.

Tak ada alasan yang menjadi batu sandungan dalam perjuangan hidup menuju penentuan nasib sendiri. Meskipun hanya berlandaskan pada kekuatan pikiran dan konsep yang ada pada kita. Namun, hidup manusia dunia tidak akan membutuhkan kemampuan setinggi langit, melainkan komitmen perlawanan secara pasif dan bermartabat yang membuat suatu perubahan yang signifikan dan mendasari pada nilai-nilai spiritual dalam perjuangan bersama.

Dengan melihatnya kondisi dan situasi saat ini, kita seakan-akan menjadi bangsa yang terkutuki, akibat tindakan dan perbuatan dari diri kita sendiri selama ini. Artinya, mungkin kita sudah melanggar ketentuan dari sang ilahi yang bertentangan dengan sumber kebenaran yang ada dalam kitab suci, sehingga itulah menjadi hal kemunduran mewujudkan impian kita. Sebab kita belajar dalam perjuangan ini secara alkitabiah sangat kontroversi sehingga dapat ditelusuri dari hukum taurat dan kitab para nabinya sebagai bahan perenungan dalam sepanjang perjuangannya.

Hal-hal kecil yang perlu diintrospeksi bersama dan kembali berkonsolidasi perjuangan-Nya sambil memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri. Sebab kemerdekaan dibutuhkan kepadatan penduduk dari orang-orang yang mempunyai bumi itu. Angka kematian orang pribumi juga semakin tinggi dan angka kelahiran manusia semakin menurun. Seringkali kita mengatakan bahwa, tanah ini milik kami, tetapi ungkapan hal itu hanya termotivasi pada tawaran yang seakan menjadi gula-gula manis.

Mobilisasi para aktivis dalam perjuangan adalah jalur terbaik untuk mencapai hak penentuan nasib sendiri yang diperjuangkan kita bersama. Dan kehadiran para aktivis adalah demi mewujudkan reformasi dalam kehidupan sosial, terutama kepada bangsa papua. Nasib sendiri harus diperjuangkan oleh seluruh masyarakat beserta para aktivis untuk mencapai kemerdekaan secara komprehensif dan radikal di atas negerinya sendiri.

Di dalam terang Iman Kristen, kita mengakui bahwa HAM bersumber dari Allah yang memiliki kedaulatan secara Universal. Jadi tidak ada seorangpun berwenang untuk membatalkan atau mengurangi hak-hak tersebut kecuali ALLAH SENDIRI. Pelanggaran terhadap HAM merupakan pelanggaran terhadap ketetapan Allah.

Sesungguhnya pelanggaran HAM telah terjadi sejak adanya masyarkat di diatas bumi ini. Dahulu pelanggaran HAM dilakukan berkisar pada perbudakan atau diskrimanasi rasial. Sekarang pelanggaran HAM yang terjadi lebih bersifat sistemik dan terstruktur.

Misalnya, pelanggaran dilakukan dengan menyusun peraturan atau perundang undangan yang merugikan bahkan menindas orang kecil. Tindakan yang membiarkan terjadinya kekerasan juga merupakan pelanggaran HAM.

Tuhanlah yang menciptakan manusia, dan kembali nafas terakhir pun kembali kepada-Nya; oleh karenanya, diperkuatkan Iman yang teguh  untuk mengalahkan kejahatan dunia melalui perlawanan secara bermartabat dari diri kita sendiri. Dan kita harus mengedepankan nilai-nilai moral dalam perjuangan ini, sebagai kewajiban yang harus dimiliki untuk mencapai anugrah kebebasan yang diperjuangkan saat ini.


By: Awimee Gobai / Pecinta Alam Papua
Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA