Headlines News :

.

.
Home » , , » Perkembangan Politik Penentuan Nasib Sendiri

Perkembangan Politik Penentuan Nasib Sendiri

Written By Aweida Papua on Senin, 25 April 2016 | 20.55

( Melanesia Spread Group )
Perkembangan Politik Penentuan Nasib Sendiri


AWEIDA-News, Perkembangan politik luar negeri indonesia semakin insentif melancarkan berbagai kebijakan demi meredahkan perjuangan damai yang diperjuangkan oleh pejuang papua ditingkat kanca internasional terus meningkat. Dan para petinggi negara Indonesia, mereka juga dengan hubungan bilateral ekonomi, mulai berkunjung ke setiap negara yang masih mendukung isu papua merdeka. Dengan maksud, negara indonesia menggalkan isu penentuan nasib sendiri bagi bangsa papua atas dukungan dari masyarakat internasional. Kemudian mereka membangun kekuatan ekonomi atar negara menjadi isu utama melalui hubungan bilateral semakin meningkat.

Sedangkan para diplomasi papua yang ada di luar negeri mereka sedang berjuang melalui organisasi payung yang merangkum semua faksi yakni, United Liberation Movement For West Papua (ULMWP). Rakyat bangsa papua sedang membutuhkan dukungan dari masyarakat internasional berdasarkan, pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi di Tanah Papua selama ini. Isu Papua juga akan diperbicangkan dalam adenda, Melanesia Spreadhead Group (MSG)pada bulan juni, 2016; di negara Vanuatu.

Saat ini, ada dua kekuatan yang sedang dibangun oleh para petinggi negara Indonesia dan para diplomasi melalui ULMW. Indonesia membutuhkan dukungan dari negara lain melalui, hubungan bilateral atau ekonomi kerja sama. Sedangkan para diplomasi papua yang mewakili, United Liberation Movement for West Papua  (ULMWP); mereka sedang berjuang untuk menentukan nasib sendiri berdasarkan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM).

Bangsa papua telah mengadapi krisis kemanusia atas penderitaan, penangkapan, pembantaian, diskriminasi rasial dan terus terjadi perampokan kekayaan alam sepanjang perjuangan papua. Pada hal sejauh ini, bangsa papua berjuang dengan cara yang bersopan santun dan selalu menunjukan dengan cara-cara yang bermartabat terhadap negara yang mempunyai perusahaan korporasi seperti (Amerika) dan negara Indonesia sebagai penjajah terhadap bangsa papua barat. Bangsa papua hanya membutuhkan pengakuan dari penjajahan dan kapitalisme global yang mereka alami sepajang perjuangan ini. Dan mereka menentukan nasib sendiri adalah hak segala bangsa, sebagaimana menjamin persamaan hak rakyat adalah pengakuan sesama manusia. Namun proses kapitalisasi dan kolonialisasi terhadap bangsa papua barat sebagai ancaman serius, mulai dari papua aneksasi hingga saat ini.

Negara-negara kapitalis yang menanamkan investasi di Papua bersama negara Indonesia sebagai penjajah wajib menghargai hak penentuan nasib sendiri, yang diperjuangkan oleh bangsa papua barat. Tetapi mengapa negara indonesia dan negara perampok seperti, Amerika, Australia, Inggris dan Belanda masih mempertahankan papua harus dalam bingkai negara NKRI. Itu hanyalah demi kepentingan bilateral ekonomi menjadi topik yang menarik selama kunjungan kerja sama ekonomi ke setiap negara saat ini..?

Dengan adanya hubungan bilateral negara Indonesia dengan negara-negara perampok seperti Amerika, Australia, Inggris, Jerman, Selandia baru dan Belanda masih menjalin hubungan yang erat demi kepentingan ekonomi. Pada hal, mereka sendiri yang pernah mengijinkan pengibaran bintang fajar pertama kali, pada tahun, 1961 sebagai pengakuan sebuah negara. Sangat irasional atas persoalan ideologi yang telah diabsahkan menjasi sebuah negara, tetapi sampai saat ini, belum ada pengakuan sebagai sebuah negara.

Dengan adanya kerjasama bilatetal ekonomi, bangsa papua pada masa kini, dapat ditipu, dipermainkan dan terus dibantai diatas negeri west papua mulai dari papua dianeksasi dengan kekuatan militer melalui pencablokan kedalam negara Indonesia dinilai sangat ilegal. Kehidupan bangsa papua tak pernah hidup nyaman dengan adanya ancaman diskriminasi rasial dan trauma mengalami penderitaan sepanjang perjuangan bangsa papua.

Diharapkan, bagi bangsa papua, terutama bagi para aktivis, mahasiwa dan para pejuang diharapkan mendasari prinsip-prinsip perjuangan secara global berdasarkan jejak perjuangan dari pengalaman negara-negara yang sudah merdeka seperti Afrika selatan, polandia dan pengalaman dari negara lainnya. Kita harus belajar dari pengalaman negara-negara yang sudah merdeka secara demokratis menentukan nasib sendiri demi menyelamatkan bangsa papua dari kepunahan etnis.

Para diplomator adalah penghubung yang baik, demi memperjuangkan nasib sendiri yang dapat membangun jaringan komunikadsi di tingkat kanca internasional atas kepunahan etnis yang dialami oleh bangsa papua barat terhadap masyarakat dunia internasional adalah keharusan dasar dari pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di Tanah Papua. Bila proses pemusnahan etnis bangsa papua ini, terus dialami sepanjang waktu berarti pejuang papua bersama akar rumput dari bangsa papua barat wajib memiliki komitmen bersama mengakhiri proses kapitalisasi dan kolonialisasi haruslah diterapkan oleh bangsa papua melalui revolusi mental dengan cara memboikot bisnis raksasa yang sedang diekploitasi diatas bumi cendrawasih sebagai solusi akhir.

Selama ini, kita hidup seperti babi piharaan yang hidup dalam sebuah kadang, yang tidak bisa menghirup udara bebas, dan tidak bisa mengamati perkembangan politik papua ditingkat kanca internasional. Perjuangan melawan ketidakadilan yang berdampak terhadap bangsa papua merupakan proses akhir menentukan nasib sendiri diatas teritory west papua.

Jika papua diterima menjadi anggota full pada pertemuan yang akan dikumpul menjadi penentu akhir. Bagi para pemimpin Melanesia Spreadhead Group (MSG) akan melakuan pertemuan dalam rangka membahas berbagai isu regional atas kepentingan negra-negara Melanesia Spreadhead Group (MSG). Dan salah satu agenda yang akan dibahas adalah isu pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di Papua, sehingga  isu tersebut menjadi salah satu jalan terbaik bagi bangsa papua barat melalui United Liberation Movement for West PapuaUntuk proses penyelesaian status persoalan papua hanya melalui organisasi yang mewakili payung yakni,United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) menjadi penentu akhir.

Perkebangan politik penentuan nasib sendiri melalui organisasi payung, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), kemungkinan akan ada harapan menjadi angota full di Melensia Spreadhead Group (MSG), tetapi perjuangan kami melalui cara lain, atau berpijak pada faksi-faksi tertentu dari kepentingan masing-masing berarti perjuangan mengakhiri proses penjajahan dapat diprediksikan belum tentu mengakui atas dasar jaminan hukum internasional. Maka bangsa papua wajib mengambil kesempatan saat aksi nasional yang akan dilakukan oleh Komite Nasional Papua Barat, (KNPB) pada tanggal, 29 April sampai 02 Mei, 2016 yang akan datang.

Sebagai kesimpulan untuk perjuangan kita menuju penentuan nasib sendiri hanya berharap kepada negara-negara, Melanesia Spereadhead Group (MSG, yakni, Fiji, Vanuatu, New Caledonia, Salomon Islands, dan PNG yang menerima anggota full untuk, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), sehingga diwajibkan untuk bangsa papua harus melakukan konsolidasi secara kolektif tanpa berprinsip pada faksi-faksi yang ada.  Tetapi dukungan dari akar rumput bangsa papua harus mendukung bagi para diplomasi melalui, United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) sebagai oraganisasi payung yang merangkul semua faksi yang ada. Dan doa dari akar rumput bangsa papua barat adalah kunci utama menujuh kelangsungan hidup bangsa dan lebih cepat menentukan nasib sendiri mengakhiri proses penderitaan dan penjajahan yang kita alami sepanjang ini.


By: Awimee Gobai / Aktivis Knpb Konsulat
Share this article :

.

.

HOLY SPIRITS

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

JESUS IS MY WAY ALONG TIME

TRANSLATE

VISITORS

Flag Counter

MELANESIA IS FASIFIC

MELANESIA IS FASIFIC

MUSIC

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD

FREEDOM FIGHTERS IN THE WORLD
 
Support : AWEIDA Website | AWEIDANEWS | GEEBADO
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2015. Aweida Papua - All Rights Reserved
Template Design by AWEIDA Website Published by ADMIN AWEIDA